Polres Sumenep Edukasi Santri Ponpes Nurul Islam soal Tertib Lalu Lintas dan Wawasan Kebangsaan

- Publisher

Rabu, 7 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, (TrendiKabar.com) – Kepolisian Resor (Polres) Sumenep kembali menggelar kegiatan edukatif bertajuk “Coaching Clinic Road Safety”, Selasa (7/5/2024), di Pondok Pesantren Nurul Islam, Kecamatan Bluto. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Polres Sumenep Goes to Pondok Pesantren yang bertujuan membangun kesadaran hukum dan wawasan kebangsaan di kalangan santri.

Melalui kegiatan tersebut, jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) bersama Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) Polres Sumenep memberikan materi langsung kepada para santri mengenai pentingnya tertib berlalu lintas, bahaya kenakalan remaja, serta peran aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan pondok.

Kasat Lantas Polres Sumenep, AKP Ninit Titis Dwiyani, S.E., menjelaskan bahwa pendekatan ini menjadi salah satu strategi Polri untuk membangun kedekatan dengan generasi muda, terutama santri, agar tumbuh menjadi warga yang sadar hukum.

“Kami mengimbau santri yang telah cukup usia dan memenuhi persyaratan untuk mengurus Surat Izin Mengemudi (SIM) secara legal sesuai prosedur,” ujarnya.

Selain edukasi lalu lintas, Satbinmas turut memberikan pembekalan mengenai pencegahan paham radikalisme serta penguatan wawasan kebangsaan di lingkungan pesantren.

Kapolres Sumenep, AKBP Rivanda, S.I.K., menegaskan bahwa pesantren memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Pondok pesantren adalah benteng moral bangsa. Kami ingin para santri tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga memiliki kesadaran hukum dan semangat kebangsaan,” kata Kapolres.

Dengan pendekatan dialogis dan partisipatif, Polres Sumenep berharap sinergi antara kepolisian dan kalangan pesantren semakin kuat demi menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Kabupaten Sumenep.

Editor : (Red)

Berita Terkait

Diduga Sebarkan Percakapan Pribadi, Akun TikTok “Berita” Dilaporkan ke Polisi di Tengah Naiknya Status Penyidikan Kasus Desa Poja
Usai Soroti Dugaan Dana Desa dan Mafia Tanah, Pengelola Akun TikTok Mengaku Didatangi Sekdes Kebundadap Timur dan Diminta Hapus Konten
Diam-diam Inspektorat Turun ke Kebundadap Timur, Dugaan Dana Desa Rp2,3 Miliar Mulai Terkuak
MBG dari SPPG Yayasan Bhakti Bunda Berjaya Kembali Dipersoalkan, Sekolah Pilih Tolak Demi Keselamatan Siswa
Teknologi Pemanis Garam Madura
Kakek Cabuli Cucu di Lenteng, Kabur ke Cirebon hingga Dibekuk Satreskrim Polres Sumenep
PMII Sumenep Desak Revisi Perda Tembakau, Soroti Dugaan Celah “Mafia” hingga Bupati Tak Pernah Temui Massa Aksi
PMII UPI Dorong Revitalisasi Pusat Informasi Migas, Policy Brief Resmi Diserahkan ke SKK Migas Jabanusa

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 14:00 WIB

Diduga Sebarkan Percakapan Pribadi, Akun TikTok “Berita” Dilaporkan ke Polisi di Tengah Naiknya Status Penyidikan Kasus Desa Poja

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:44 WIB

Usai Soroti Dugaan Dana Desa dan Mafia Tanah, Pengelola Akun TikTok Mengaku Didatangi Sekdes Kebundadap Timur dan Diminta Hapus Konten

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:22 WIB

Diam-diam Inspektorat Turun ke Kebundadap Timur, Dugaan Dana Desa Rp2,3 Miliar Mulai Terkuak

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:00 WIB

MBG dari SPPG Yayasan Bhakti Bunda Berjaya Kembali Dipersoalkan, Sekolah Pilih Tolak Demi Keselamatan Siswa

Kamis, 7 Mei 2026 - 20:50 WIB

Kakek Cabuli Cucu di Lenteng, Kabur ke Cirebon hingga Dibekuk Satreskrim Polres Sumenep

Berita Terbaru