Identitas Diduga Dipinjam, Penerima BSPS Dipanggil Ulang Kejati Jatim: Penyidikan Kasus Sumenep Terus Bergulir

- Publisher

Senin, 24 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Asi (kiri) bersama pihak Kejagung (kanan). Dok. TrendiKabar.com.

Foto: Asi (kiri) bersama pihak Kejagung (kanan). Dok. TrendiKabar.com.

SUMENEP, (TrendiKabar.com) – Penanganan dugaan penyimpangan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) 2024 di Kabupaten Sumenep terus diusut oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati Jatim). Salah satu langkah terbaru ialah pemanggilan ulang terhadap Asi, penerima manfaat yang identitas KTP-nya diduga dipinjam untuk pencairan dana bantuan, sementara rumah bantuan yang tercatat tidak pernah terealisasi di lapangan.

Pemanggilan tertuang dalam surat bernomor SP-2323/M.5.4.2/Fd.2/11/2025, yang ditandatangani Jaksa Utama Pratama pada Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati Jatim, Wagiyo, S.H., M.H. Asi dijadwalkan hadir sebagai saksi pada 25 November 2025 di Kejaksaan Negeri Sumenep.

Kejati Jatim menegaskan bahwa pemanggilan tersebut merupakan bagian dari tahap penyidikan dugaan tindak pidana korupsi Program BSPS 2024. Program ini menjadi sorotan setelah muncul laporan dugaan peminjaman identitas, ketidaktepatan data penerima, serta indikasi penyimpangan anggaran pembangunan.

Program BSPS 2024 di Kabupaten Sumenep tercatat sebanyak 5.490 unit rumah, berdasarkan data publikasi media. Skala program yang besar membuat pengawasan dan potensi penyimpangan di berbagai desa menjadi perhatian publik.

Dalam kasus ini, Asi hanya menerima uang sebesar Rp1 juta dari Kepala Desa Dungkek, Juhari, sementara rumah bantuan yang tercatat dalam program tidak pernah dibangun.

Sejak Oktober hingga November 2025, Kejati Jatim telah memeriksa sejumlah pihak, di antaranya Arief Santoso, Ricky Pratama, Wildanum Mukhlaluddin, dan Noer Lisal Anbiyah, sebagaimana tertuang dalam berbagai Surat Perintah Penyidikan.

Pemanggilan ulang terhadap Asi memperpanjang daftar pihak yang dimintai keterangan. Penyidik mendalami dugaan adanya pola penyimpangan terkait validitas data penerima dan proses penetapan nama penerima bantuan.

Hingga kini, lima orang telah ditetapkan sebagai tersangka, namun proses penyidikan terus berlangsung dan belum menutup kemungkinan adanya pihak lain yang turut diperiksa. Publik menanti langkah lanjutan Kejati Jatim dalam mengungkap keseluruhan dugaan penyimpangan pelaksanaan BSPS 2024 di Sumenep.

Penulis : Mat Halil/Suri Hariady

Editor : (Red)

Berita Terkait

Pasi Intel Kodim 0827/Sumenep Akui Pelanggaran Lalu Lintas, Minta Maaf dan Janji Perketat Disiplin
Malam Penuh Berkah, Pengajian Dzikro Maulidurrasul dan Haul Masyaikh Digelar Khidmat di Masjid Jamik Baiturrahman
Taman Potre Koneng Makin Bergeliat di Malam Hari, Pengunjung Ramai DLH Siapkan Penerangan Tambahan
Berseragam Dinas, Pasi Intel Kodim Sumenep Diduga Abaikan Helm dan Lampu Merah, Bagaimana Pengawasan Disiplin?
Mahasiswa Desak DPRD Sumenep Siapkan Regulasi Pencegahan dan Penanganan LGBT
Bukan Sekadar Ngopi, Polsek Bluto dan Wartawan Bicara Kamtibmas hingga Maraknya Pencurian
BESOK DPRD SUMENEP DIDATANGI SPEAR OF JUSTICE, ISU LGBTQ DALAM PERPRES 111/2025 JADI SOROTAN
Masuk Lewat Jendela Dini Hari, Dua Orang Diamankan Warga Berujung Damai di Polsek Talango

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 02:56 WIB

Pasi Intel Kodim 0827/Sumenep Akui Pelanggaran Lalu Lintas, Minta Maaf dan Janji Perketat Disiplin

Minggu, 16 Agustus 2026 - 00:52 WIB

Malam Penuh Berkah, Pengajian Dzikro Maulidurrasul dan Haul Masyaikh Digelar Khidmat di Masjid Jamik Baiturrahman

Minggu, 16 Agustus 2026 - 00:46 WIB

Taman Potre Koneng Makin Bergeliat di Malam Hari, Pengunjung Ramai DLH Siapkan Penerangan Tambahan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:19 WIB

Berseragam Dinas, Pasi Intel Kodim Sumenep Diduga Abaikan Helm dan Lampu Merah, Bagaimana Pengawasan Disiplin?

Jumat, 14 Agustus 2026 - 15:27 WIB

Mahasiswa Desak DPRD Sumenep Siapkan Regulasi Pencegahan dan Penanganan LGBT

Berita Terbaru

Opini

Merdeka di Tiang Bendera

Senin, 17 Agu 2026 - 07:23 WIB