Menu MBG Dipertanyakan, Wali Murid Keluhkan Asupan Gizi Diduga Tak Sesuai Standar BGN

- Publisher

Kamis, 15 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Menu MBG yang dipertanyakan kelayakan gizinya.

Foto: Menu MBG yang dipertanyakan kelayakan gizinya.

SUMENEP (TrendiKabar.com) — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan publik. Seorang wali murid berinisial I, yang anaknya bersekolah di Yayasan Al-Kiram, Desa Candi, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, menyampaikan keluhan terkait menu makanan yang disediakan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Keluhan tersebut mencuat setelah wali murid menerima dokumentasi makanan MBG yang dinilai tidak mencerminkan standar gizi seimbang, sebagaimana digariskan dalam program nasional pemenuhan gizi.

Berdasarkan foto yang diterima redaksi, menu MBG tampak hanya berisi mi, bihun, beberapa butir bakso kecil, tahu, telur puyuh, kerupuk, serta kuah bening, tanpa terlihat porsi buah segar dan sayuran yang memadai.

“Kami mempertanyakan kelayakan gizinya. Ini anak-anak usia sekolah yang sedang dalam masa pertumbuhan. Seharusnya asupan gizinya benar-benar diperhatikan,” ujar wali murid berinisial I kepada TrendiKabar.com.

Standar BGN Wajib Dipenuhi

Sebagai informasi, Badan Gizi Nasional (BGN) dalam pedoman Program Makan Bergizi Gratis menegaskan bahwa setiap porsi makanan wajib memenuhi prinsip gizi seimbang, yang meliputi:

  • Sumber karbohidrat
  • Protein hewani
  • Protein nabati
  • Sayuran
  • Buah
  • Serta memperhatikan kecukupan kalori dan zat gizi mikro

Ketentuan tersebut diperuntukkan bagi anak-anak dan remaja usia sekolah yang membutuhkan asupan nutrisi optimal untuk menunjang pertumbuhan dan aktivitas belajar.

Kepala SPPG Belum Berikan Penjelasan

Upaya konfirmasi telah dilakukan TrendiKabar.com kepada Kepala SPPG, M. Rofik, pada Rabu (15/01/2026) melalui pesan WhatsApp. Namun hingga berita ini diterbitkan, yang bersangkutan hanya membalas “Wa’alaikumsalam”, tanpa memberikan penjelasan lebih lanjut terkait menu MBG yang dipersoalkan.

Minimnya respons tersebut menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat terkait mekanisme pengawasan, standar menu, serta evaluasi kualitas makanan MBG di tingkat satuan pelayanan.

Dorongan Evaluasi dan Transparansi

Wali murid berharap agar pihak terkait segera melakukan evaluasi menyeluruh dan transparan, guna memastikan Program Makan Bergizi Gratis benar-benar berjalan sesuai tujuan dan regulasi yang ditetapkan pemerintah.

Redaksi TrendiKabar.com tetap membuka ruang klarifikasi dari pihak SPPG maupun instansi terkait lainnya, sebagai bentuk penerapan prinsip keberimbangan dan akurasi informasi.

Penulis : Mat Halil/Suri Hariady

Editor : (Red)

Berita Terkait

Diduga Sebarkan Percakapan Pribadi, Akun TikTok “Berita” Dilaporkan ke Polisi di Tengah Naiknya Status Penyidikan Kasus Desa Poja
Bani Insan Peduli Tebar Cahaya Kemanusiaan di Lamongan, Bantuan Rp1 Miliar dan Ambulans Hangatkan Hati Penghuni Yayasan Berkas Bersinar Abadi
Usai Soroti Dugaan Dana Desa dan Mafia Tanah, Pengelola Akun TikTok Mengaku Didatangi Sekdes Kebundadap Timur dan Diminta Hapus Konten
Diam-diam Inspektorat Turun ke Kebundadap Timur, Dugaan Dana Desa Rp2,3 Miliar Mulai Terkuak
MBG dari SPPG Yayasan Bhakti Bunda Berjaya Kembali Dipersoalkan, Sekolah Pilih Tolak Demi Keselamatan Siswa
Kakek Cabuli Cucu di Lenteng, Kabur ke Cirebon hingga Dibekuk Satreskrim Polres Sumenep
PMII Sumenep Desak Revisi Perda Tembakau, Soroti Dugaan Celah “Mafia” hingga Bupati Tak Pernah Temui Massa Aksi
PMII UPI Dorong Revitalisasi Pusat Informasi Migas, Policy Brief Resmi Diserahkan ke SKK Migas Jabanusa

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 14:00 WIB

Diduga Sebarkan Percakapan Pribadi, Akun TikTok “Berita” Dilaporkan ke Polisi di Tengah Naiknya Status Penyidikan Kasus Desa Poja

Jumat, 15 Mei 2026 - 21:29 WIB

Bani Insan Peduli Tebar Cahaya Kemanusiaan di Lamongan, Bantuan Rp1 Miliar dan Ambulans Hangatkan Hati Penghuni Yayasan Berkas Bersinar Abadi

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:44 WIB

Usai Soroti Dugaan Dana Desa dan Mafia Tanah, Pengelola Akun TikTok Mengaku Didatangi Sekdes Kebundadap Timur dan Diminta Hapus Konten

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:22 WIB

Diam-diam Inspektorat Turun ke Kebundadap Timur, Dugaan Dana Desa Rp2,3 Miliar Mulai Terkuak

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:00 WIB

MBG dari SPPG Yayasan Bhakti Bunda Berjaya Kembali Dipersoalkan, Sekolah Pilih Tolak Demi Keselamatan Siswa

Berita Terbaru