Empat Warga Diamankan Terkait Dugaan Praktik Permainan Angka Ilegal di Lenteng

- Publisher

Rabu, 21 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, (TrendiKabar.com) — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sumenep melalui Tim Resmob Buru menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan aktivitas permainan angka ilegal di Desa Ellak Laok, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, Senin (19/1/2026).

Dalam kegiatan tersebut, petugas mengamankan empat orang berinisial R, S, SL, dan A, yang seluruhnya merupakan warga Kecamatan Lenteng. Keempatnya diduga terlibat dalam aktivitas yang dinilai meresahkan masyarakat sekitar dan melanggar ketentuan hukum yang berlaku.

Penindakan dilakukan setelah aparat menerima informasi dari warga. Tim kemudian melakukan serangkaian penyelidikan hingga akhirnya mengamankan para terduga di lokasi kejadian sekitar pukul 13.30 WIB.

Pelaksana Tugas Kasi Humas Polres Sumenep, Kompol Widiarti S., S.H., dalam keterangannya pada Rabu (21/1/2026), membenarkan adanya tindakan penegakan hukum tersebut.

“Benar, pada Senin, 19 Januari 2026 sekitar pukul 13.30 WIB, Satreskrim Polres Sumenep telah mengamankan empat orang terduga pelaku aktivitas ilegal di Desa Ellak Laok, Kecamatan Lenteng,”  ujar Kompol Widiarti.

Ia menambahkan, saat ini para terduga telah diamankan di Mapolres Sumenep untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Penyidik masih mendalami peran masing-masing serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.

Polres Sumenep menegaskan komitmennya untuk terus melakukan penindakan terhadap berbagai bentuk aktivitas yang melanggar hukum, baik secara konvensional maupun berbasis daring, guna menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat.

“Hingga saat ini, proses penyelidikan dan pemeriksaan masih terus berjalan,” pungkasnya.

Penulis : Mat Halil/Suri Hariady

Editor : (Red)

Berita Terkait

Dugaan Perselingkuhan Berujung Penganiayaan, IRT di Sumenep Laporkan Tiga Orang ke Polresta
PMII UPI Sumenep Gelar Sekolah Gerakan, Cetak Kader Militan, Kritis, dan Siap Menjadi Agen Perubahan
Dua Kali Disomasi Diabaikan, Sengketa Tanah Berujung Laporan Polisi, Lima Warga Sapeken Dilaporkan ke Polresta Sumenep
Pengawasan Internal Diperkuat, Pemkab Sumenep Dorong Tata Kelola Pemerintahan Lebih Akuntabel
Pejabat Administrator Baru Didorong Hadirkan Inovasi untuk Tingkatkan Kinerja Organisasi
Peringati Hari Koperasi ke-79, Pemkab Sumenep Beri Penghargaan bagi Koperasi Berprestasi
Dari Konferensi Pers Batal hingga Peliputan Dibatasi, Ada Pola dalam Agenda Kapolda di Sumenep?
Diduga Dikerjakan Asal Jadi! Proyek Jalan APBD Rp374 Juta di Sumenep Disorot, Aspal Baru Sudah Mengelupas

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 21:03 WIB

Dugaan Perselingkuhan Berujung Penganiayaan, IRT di Sumenep Laporkan Tiga Orang ke Polresta

Minggu, 19 Juli 2026 - 18:41 WIB

PMII UPI Sumenep Gelar Sekolah Gerakan, Cetak Kader Militan, Kritis, dan Siap Menjadi Agen Perubahan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:26 WIB

Dua Kali Disomasi Diabaikan, Sengketa Tanah Berujung Laporan Polisi, Lima Warga Sapeken Dilaporkan ke Polresta Sumenep

Sabtu, 18 Juli 2026 - 11:57 WIB

Pengawasan Internal Diperkuat, Pemkab Sumenep Dorong Tata Kelola Pemerintahan Lebih Akuntabel

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:47 WIB

Peringati Hari Koperasi ke-79, Pemkab Sumenep Beri Penghargaan bagi Koperasi Berprestasi

Berita Terbaru

Opini

Polresta Sumenep: Pangkat Naik, Pintu Informasi Turun

Sabtu, 18 Jul 2026 - 12:16 WIB