DLH Sumenep Pangkas Ranting Pohon Antisipasi Bahaya di Musim Hujan

- Publisher

Kamis, 23 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Kepala Bidang Tata Lingkungan Mohammad Hasanuddin

Foto : Kepala Bidang Tata Lingkungan Mohammad Hasanuddin

SUMENEP, (TrendiKabar.com) – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumenep bergerak cepat mengantisipasi potensi bahaya selama musim hujan dengan melakukan pemangkasan ranting pohon di sejumlah lokasi pada Rabu (22/1/2025). Langkah ini dilakukan menyusul tingginya curah hujan yang melanda kawasan tersebut selama dua hari terakhir.

Salah satu fokus kegiatan pemangkasan berada di Jalan Raya Pabian, Sumenep, yang menjadi jalur lalu lintas utama pengendara. Upaya ini bertujuan mencegah ranting patah yang dapat mengancam keselamatan pengguna jalan dan memicu kecelakaan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumenep, melalui Kepala Bidang Tata Lingkungan Mohammad Hasanuddin, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari agenda rutin pemeliharaan pohon di sepanjang jalan raya.

“Selain pemangkasan rutin, kami juga menyediakan layanan respons cepat bagi masyarakat yang terdampak pohon bermasalah di sekitar lokasi. Masyarakat dapat melaporkan kondisi darurat seperti pohon tumbang melalui call center 112,” ujar Mohammad Hasanuddin kepada media, Kamis (23/1/2025).

DLH Sumenep juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bahaya akibat kondisi pohon yang tidak stabil, terutama selama musim hujan. Hasanuddin menambahkan bahwa laporan masyarakat sangat diperlukan untuk membantu pemerintah daerah dalam memastikan keselamatan lingkungan.

“Dengan langkah ini, kami berharap dapat meminimalisasi risiko kecelakaan serta menjaga kelancaran aktivitas masyarakat,” tandasnya.

Tindakan proaktif ini mencerminkan komitmen pemerintah daerah melalui DLH Sumenep untuk melindungi keselamatan dan kenyamanan masyarakat di wilayahnya.

 

 

Editor : (Red)

Berita Terkait

Dugaan Perselingkuhan Berujung Penganiayaan, IRT di Sumenep Laporkan Tiga Orang ke Polresta
PMII UPI Sumenep Gelar Sekolah Gerakan, Cetak Kader Militan, Kritis, dan Siap Menjadi Agen Perubahan
Dua Kali Disomasi Diabaikan, Sengketa Tanah Berujung Laporan Polisi, Lima Warga Sapeken Dilaporkan ke Polresta Sumenep
Pengawasan Internal Diperkuat, Pemkab Sumenep Dorong Tata Kelola Pemerintahan Lebih Akuntabel
Pejabat Administrator Baru Didorong Hadirkan Inovasi untuk Tingkatkan Kinerja Organisasi
Peringati Hari Koperasi ke-79, Pemkab Sumenep Beri Penghargaan bagi Koperasi Berprestasi
Dari Konferensi Pers Batal hingga Peliputan Dibatasi, Ada Pola dalam Agenda Kapolda di Sumenep?
Diduga Dikerjakan Asal Jadi! Proyek Jalan APBD Rp374 Juta di Sumenep Disorot, Aspal Baru Sudah Mengelupas

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 21:03 WIB

Dugaan Perselingkuhan Berujung Penganiayaan, IRT di Sumenep Laporkan Tiga Orang ke Polresta

Minggu, 19 Juli 2026 - 18:41 WIB

PMII UPI Sumenep Gelar Sekolah Gerakan, Cetak Kader Militan, Kritis, dan Siap Menjadi Agen Perubahan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:26 WIB

Dua Kali Disomasi Diabaikan, Sengketa Tanah Berujung Laporan Polisi, Lima Warga Sapeken Dilaporkan ke Polresta Sumenep

Sabtu, 18 Juli 2026 - 11:57 WIB

Pengawasan Internal Diperkuat, Pemkab Sumenep Dorong Tata Kelola Pemerintahan Lebih Akuntabel

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:47 WIB

Peringati Hari Koperasi ke-79, Pemkab Sumenep Beri Penghargaan bagi Koperasi Berprestasi

Berita Terbaru

Opini

Polresta Sumenep: Pangkat Naik, Pintu Informasi Turun

Sabtu, 18 Jul 2026 - 12:16 WIB