SUMENEP, (TrendiKabar.com) – Seorang pengemis yang kerap muncul di kawasan Bangselok, Sumenep, beberapa hari terakhir meresahkan warga. Pengemis tersebut, yang membawa cangkul, dikabarkan bersikap tidak kooperatif dan bahkan terkesan menantang ketika diminta pergi dengan cara baik-baik oleh warga.
Menurut laporan masyarakat, pengemis ini tidak langsung pergi meskipun sudah diberi uang dalam jumlah kecil. Warga menyebut, saat diberikan Rp5.000, ia tetap bertahan di tempat. Namun, jika diberi Rp20.000, barulah ia bersedia meninggalkan lokasi. Sikap tersebut menimbulkan keresahan karena dianggap sebagai bentuk pemaksaan secara halus terhadap masyarakat yang melintas atau berada di sekitar area tersebut.
Warga berharap Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sumenep segera mengambil tindakan untuk mengatasi persoalan ini. Kepala Satpol PP Sumenep, Wahyu Kurniawan, didesak untuk menertibkan praktik meminta-minta yang dilakukan secara tidak wajar dan berpotensi mengganggu ketertiban umum.
Fenomena pengemis dengan cara yang tidak biasa ini menjadi perhatian, mengingat praktik meminta-minta di ruang publik tidak hanya berkaitan dengan aspek sosial, tetapi juga ketertiban dan kenyamanan masyarakat. Regulasi terkait ketertiban umum di Sumenep perlu ditegakkan, termasuk langkah persuasif untuk memastikan bahwa mereka yang benar-benar membutuhkan mendapatkan bantuan melalui jalur yang sesuai, seperti program sosial pemerintah.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Satpol PP terkait langkah yang akan diambil untuk menangani permasalahan ini. Masyarakat pun berharap adanya penertiban segera agar situasi di Bangselok tetap kondusif dan tidak menimbulkan keresahan lebih lanjut.
Penulis : Harnawi/Mat Halil
Editor : (Red)



























