Siraman Rohani di Hari Idulfitri, Jamaah Menangis Haru Lepas Bulan Ramadan

- Publisher

Senin, 31 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, (TrendiKabar.com) – Suasana haru menyelimuti siraman rohani yang digelar di Musholla Hidayatul Athfal, Dusun Rambuk, Desa Nyabakan Barat, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep, pada momen Idulfitri. Acara yang diisi oleh KH. Hawina ini menjadi refleksi mendalam bagi jamaah yang hadir, mengenang kebersamaan selama bulan suci Ramadan.

Dalam tausiyahnya, KH. Hawina menyampaikan mauidatul hasanah tentang keutamaan ibadah puasa serta nilai-nilai spiritual yang terkandung di dalamnya. Beliau mengingatkan betapa indahnya menjalankan ibadah Ramadan dengan penuh ketulusan dan bagaimana kesedihan itu terasa saat bulan penuh berkah ini berlalu.

“Ramadan adalah bulan yang penuh rahmat dan ampunan. Kita semua tentu berharap dipertemukan kembali dengan bulan suci ini di tahun-tahun mendatang agar dapat terus meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT,” ungkap KH. Hawina dalam ceramahnya.

Para jamaah yang hadir tampak larut dalam suasana haru. Beberapa di antaranya meneteskan air mata saat momen perpisahan dengan bulan Ramadan disampaikan dalam ceramah. Mereka berharap dapat kembali merasakan nikmatnya ibadah di bulan suci pada tahun berikutnya.

Acara siraman rohani ini diakhiri dengan doa bersama yang dipanjatkan untuk keberkahan dan keselamatan umat Islam serta harapan agar dipertemukan kembali dengan Ramadan yang akan datang. Dengan penuh keikhlasan, para jamaah meninggalkan musholla dengan hati yang dipenuhi keimanan dan semangat untuk terus menjalankan ajaran Islam di hari-hari mendatang.

Selain itu, dalam kesempatan tersebut, KH. Hawina juga mengajak umat Islam untuk terus menjaga kebersamaan dan memperkuat silaturahmi setelah Ramadan. Beliau menekankan pentingnya menerapkan nilai-nilai ibadah yang telah dijalankan selama bulan suci dalam kehidupan sehari-hari, termasuk memperbanyak sedekah, menjaga lisan, dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama.

“Kita harus menjadikan Ramadan sebagai momentum untuk terus berbuat kebaikan. Jangan sampai kebiasaan baik yang telah kita bangun selama sebulan penuh ini luntur begitu saja setelah Idulfitri,” tambahnya.

Acara tersebut juga menjadi ajang silaturahmi bagi warga sekitar yang saling bermaafan dan mempererat ukhuwah Islamiyah. Dengan penuh kehangatan, jamaah saling bersalaman, mengucapkan selamat Idulfitri, serta berbagi kebahagiaan dalam suasana yang penuh berkah.

 

Penulis : Harnawi

Editor : (Red)

Berita Terkait

HIMPASS Bongkar Persoalan Sapeken di Hadapan Kapolresta Sumenep, Narkoba hingga Terumbu Karang Jadi Sorotan
Ribuan Warga Larut dalam Gema Sholawat Nariyah Ittisholana di Lapangan Kecamatan Batang-Batang, Sumenep
Ketua DPRD dan BK Dinilai Menghindar, PPI Perpanjang Aksi hingga Ada Kepastian
Jam Kerja Masih Berlangsung, Sejumlah Orang Berseragam Dinas Terlihat Ngopi di Warkop El-Malik
Nelayan Siap Biayai Pengerukan, Izin Alur Pasongsongan Masih Terkendala
Bukan Sekadar Bakti Sosial, Lanal Batuporon Bekali Nelayan Sapudi dengan Wawasan Keamanan Laut
Geger! Warga Temukan Mayat Terbakar di Tegalan Batang-Batang Sumenep
Perpustakaan UPI Sumenep Perkenalkan Duta Baca dalam PKKMB 2026

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 21:53 WIB

HIMPASS Bongkar Persoalan Sapeken di Hadapan Kapolresta Sumenep, Narkoba hingga Terumbu Karang Jadi Sorotan

Jumat, 4 September 2026 - 21:43 WIB

Ribuan Warga Larut dalam Gema Sholawat Nariyah Ittisholana di Lapangan Kecamatan Batang-Batang, Sumenep

Jumat, 4 September 2026 - 19:24 WIB

Ketua DPRD dan BK Dinilai Menghindar, PPI Perpanjang Aksi hingga Ada Kepastian

Rabu, 2 September 2026 - 16:36 WIB

Jam Kerja Masih Berlangsung, Sejumlah Orang Berseragam Dinas Terlihat Ngopi di Warkop El-Malik

Selasa, 1 September 2026 - 16:27 WIB

Nelayan Siap Biayai Pengerukan, Izin Alur Pasongsongan Masih Terkendala

Berita Terbaru