Dugaan Penyimpangan BSPS Meluas ke Daratan, Warga Dungkek: Identitas Saya Dipinjam, Hanya Dapat Rp1 Juta

- Publisher

Sabtu, 3 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Hanya gambar ilustrasi.

Hanya gambar ilustrasi.

SUMENEP, (TrendiKabar.com) – Di tengah sorotan publik terhadap pelaksanaan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kabupaten Sumenep, dugaan penyimpangan bantuan tersebut kini merembet ke wilayah daratan. Setelah inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan langsung oleh Inspektur Jenderal Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Heri Jerman ke wilayah kepulauan, laporan terbaru menyebutkan praktik serupa terjadi di Desa Dungkek, Kecamatan Dungkek.

Berdasarkan penelusuran tim TrendiKabar pada Jumat (2/4/25), seorang warga berinisial A mengaku identitasnya dipinjam untuk keperluan administrasi penerimaan BSPS, namun bantuan tersebut justru diterima oleh pihak lain.

“Saya hanya dipinjam identitasnya. Bantuan tidak saya terima. Saya hanya dikasih uang Rp1 juta oleh pak kades,” ujar A saat ditemui di kediamannya.

Lebih lanjut, A mengaku tidak mengetahui secara rinci bentuk dan jumlah bantuan BSPS yang seharusnya ia terima. Pengakuan ini memunculkan dugaan bahwa telah terjadi praktik manipulasi data penerima bantuan di tingkat desa.

Kasus ini menambah daftar panjang dugaan penyimpangan BSPS di Sumenep yang sebelumnya telah mencuat di wilayah kepulauan. Praktik peminjaman identitas dan penyaluran bantuan yang tidak tepat sasaran berpotensi melanggar hukum dan mencederai asas keadilan dalam distribusi bantuan negara.

Hingga berita ini diturunkan, Kepala Desa Dungkek, Jumahri, belum memberikan tanggapan atas konfirmasi yang dilayangkan TrendiKabar.

Penulis : Suri Hariady

Editor : (Red)

Berita Terkait

Dugaan Perselingkuhan Berujung Penganiayaan, IRT di Sumenep Laporkan Tiga Orang ke Polresta
PMII UPI Sumenep Gelar Sekolah Gerakan, Cetak Kader Militan, Kritis, dan Siap Menjadi Agen Perubahan
Dua Kali Disomasi Diabaikan, Sengketa Tanah Berujung Laporan Polisi, Lima Warga Sapeken Dilaporkan ke Polresta Sumenep
Pengawasan Internal Diperkuat, Pemkab Sumenep Dorong Tata Kelola Pemerintahan Lebih Akuntabel
Pejabat Administrator Baru Didorong Hadirkan Inovasi untuk Tingkatkan Kinerja Organisasi
Peringati Hari Koperasi ke-79, Pemkab Sumenep Beri Penghargaan bagi Koperasi Berprestasi
Dari Konferensi Pers Batal hingga Peliputan Dibatasi, Ada Pola dalam Agenda Kapolda di Sumenep?
Diduga Dikerjakan Asal Jadi! Proyek Jalan APBD Rp374 Juta di Sumenep Disorot, Aspal Baru Sudah Mengelupas

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 21:03 WIB

Dugaan Perselingkuhan Berujung Penganiayaan, IRT di Sumenep Laporkan Tiga Orang ke Polresta

Minggu, 19 Juli 2026 - 18:41 WIB

PMII UPI Sumenep Gelar Sekolah Gerakan, Cetak Kader Militan, Kritis, dan Siap Menjadi Agen Perubahan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:26 WIB

Dua Kali Disomasi Diabaikan, Sengketa Tanah Berujung Laporan Polisi, Lima Warga Sapeken Dilaporkan ke Polresta Sumenep

Sabtu, 18 Juli 2026 - 11:57 WIB

Pengawasan Internal Diperkuat, Pemkab Sumenep Dorong Tata Kelola Pemerintahan Lebih Akuntabel

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:47 WIB

Peringati Hari Koperasi ke-79, Pemkab Sumenep Beri Penghargaan bagi Koperasi Berprestasi

Berita Terbaru

Opini

Polresta Sumenep: Pangkat Naik, Pintu Informasi Turun

Sabtu, 18 Jul 2026 - 12:16 WIB