Nelayan Desa Grujugan Kini Punya Kartu Kusuka, Jalan Baru Menuju Kesejahteraan

- Publisher

Jumat, 9 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, (TrendiKabar.com) – Pemerintah Desa Grujugan, Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep, resmi meluncurkan program pembuatan Kartu Kusuka bagi nelayan, dalam sebuah acara yang digelar di Balai Desa Grujugan pada Jumat pagi (10/5). Program ini digadang-gadang sebagai tonggak baru penguatan ekonomi pesisir dan pemberdayaan nelayan secara berkelanjutan.

Hadir dalam kegiatan ini antara lain Kepala Desa Grujugan, Didik Susanto, dan Koordinator Penyuluh dari Dinas Perikanan Kabupaten Sumenep, Umar, serta puluhan nelayan yang menjadi penerima manfaat awal program tersebut.

Dalam sambutannya, Didik Susanto menyampaikan bahwa Kartu Kusuka (Kartu Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan) merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah desa dalam membuka akses layanan bagi masyarakat nelayan.

“Ini bukan sekadar kartu identitas, melainkan jembatan bagi nelayan agar bisa terlibat aktif dalam program-program ekonomi, UMKM, bahkan bantuan sosial dari pemerintah,” ujar Didik.

Senada dengan itu, Umar menekankan bahwa Kartu Kusuka menjadi syarat wajib bagi nelayan untuk mendapatkan berbagai jenis bantuan dari pemerintah.

“Tanpa kartu ini, nelayan akan terhambat dalam pengurusan bantuan, pelatihan, hingga program peningkatan kapasitas. Ini adalah bentuk legalitas dan pengakuan atas profesi mereka,” jelasnya.

Sebanyak 60 nelayan tercatat sebagai penerima awal Kartu Kusuka di Desa Grujugan. Melalui program ini, diharapkan kehadiran negara benar-benar dirasakan di tengah kehidupan masyarakat pesisir. Tak hanya dalam bentuk bantuan, tetapi juga dalam upaya jangka panjang membangun kemandirian ekonomi desa.

Peluncuran Kartu Kusuka ini pun menjadi momentum penting yang membuka peluang bagi desa-desa pesisir lainnya untuk mengadopsi program serupa. Pemerintah Desa Grujugan berharap, ke depan, lebih banyak nelayan yang dapat merasakan manfaat dari kartu ini, seiring dengan tumbuhnya sektor perikanan sebagai pilar ekonomi desa.

 

Editor : (Red)

Berita Terkait

Diduga Sebarkan Percakapan Pribadi, Akun TikTok “Berita” Dilaporkan ke Polisi di Tengah Naiknya Status Penyidikan Kasus Desa Poja
Usai Soroti Dugaan Dana Desa dan Mafia Tanah, Pengelola Akun TikTok Mengaku Didatangi Sekdes Kebundadap Timur dan Diminta Hapus Konten
Diam-diam Inspektorat Turun ke Kebundadap Timur, Dugaan Dana Desa Rp2,3 Miliar Mulai Terkuak
MBG dari SPPG Yayasan Bhakti Bunda Berjaya Kembali Dipersoalkan, Sekolah Pilih Tolak Demi Keselamatan Siswa
Kakek Cabuli Cucu di Lenteng, Kabur ke Cirebon hingga Dibekuk Satreskrim Polres Sumenep
PMII Sumenep Desak Revisi Perda Tembakau, Soroti Dugaan Celah “Mafia” hingga Bupati Tak Pernah Temui Massa Aksi
Rp10 Juta Tak Kunjung Cair, Arisan Get di Sumenep Dilaporkan ke Polisi
Tim Elang Satlantas Polres Sumenep Bersinergi dengan Disperkimhub Kabupaten Sumenep Tertibkan Parkir di Jalan Diponegoro

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 14:00 WIB

Diduga Sebarkan Percakapan Pribadi, Akun TikTok “Berita” Dilaporkan ke Polisi di Tengah Naiknya Status Penyidikan Kasus Desa Poja

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:44 WIB

Usai Soroti Dugaan Dana Desa dan Mafia Tanah, Pengelola Akun TikTok Mengaku Didatangi Sekdes Kebundadap Timur dan Diminta Hapus Konten

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:22 WIB

Diam-diam Inspektorat Turun ke Kebundadap Timur, Dugaan Dana Desa Rp2,3 Miliar Mulai Terkuak

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:00 WIB

MBG dari SPPG Yayasan Bhakti Bunda Berjaya Kembali Dipersoalkan, Sekolah Pilih Tolak Demi Keselamatan Siswa

Kamis, 7 Mei 2026 - 20:50 WIB

Kakek Cabuli Cucu di Lenteng, Kabur ke Cirebon hingga Dibekuk Satreskrim Polres Sumenep

Berita Terbaru