SUMENEP, (TrendiKabar.com) – Pemerintah Desa Grujugan, Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep, resmi meluncurkan program pembuatan Kartu Kusuka bagi nelayan, dalam sebuah acara yang digelar di Balai Desa Grujugan pada Jumat pagi (10/5). Program ini digadang-gadang sebagai tonggak baru penguatan ekonomi pesisir dan pemberdayaan nelayan secara berkelanjutan.
Hadir dalam kegiatan ini antara lain Kepala Desa Grujugan, Didik Susanto, dan Koordinator Penyuluh dari Dinas Perikanan Kabupaten Sumenep, Umar, serta puluhan nelayan yang menjadi penerima manfaat awal program tersebut.
Dalam sambutannya, Didik Susanto menyampaikan bahwa Kartu Kusuka (Kartu Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan) merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah desa dalam membuka akses layanan bagi masyarakat nelayan.
“Ini bukan sekadar kartu identitas, melainkan jembatan bagi nelayan agar bisa terlibat aktif dalam program-program ekonomi, UMKM, bahkan bantuan sosial dari pemerintah,” ujar Didik.
Senada dengan itu, Umar menekankan bahwa Kartu Kusuka menjadi syarat wajib bagi nelayan untuk mendapatkan berbagai jenis bantuan dari pemerintah.
“Tanpa kartu ini, nelayan akan terhambat dalam pengurusan bantuan, pelatihan, hingga program peningkatan kapasitas. Ini adalah bentuk legalitas dan pengakuan atas profesi mereka,” jelasnya.
Sebanyak 60 nelayan tercatat sebagai penerima awal Kartu Kusuka di Desa Grujugan. Melalui program ini, diharapkan kehadiran negara benar-benar dirasakan di tengah kehidupan masyarakat pesisir. Tak hanya dalam bentuk bantuan, tetapi juga dalam upaya jangka panjang membangun kemandirian ekonomi desa.
Peluncuran Kartu Kusuka ini pun menjadi momentum penting yang membuka peluang bagi desa-desa pesisir lainnya untuk mengadopsi program serupa. Pemerintah Desa Grujugan berharap, ke depan, lebih banyak nelayan yang dapat merasakan manfaat dari kartu ini, seiring dengan tumbuhnya sektor perikanan sebagai pilar ekonomi desa.
Editor : (Red)



























