854 Mahasiswa Diwisuda, Rektor IAIN Madura: Jadilah Cahaya Perubahan di Tengah Masyarakat!

- Publisher

Kamis, 17 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Rektor IAIN Madura, Dr. H. Syaiful Hadi, M.Pd., saat menyampaikan sambutan pada Sidang Senat Terbuka Wisuda Tahun Akademik 2024–2025.

Foto: Rektor IAIN Madura, Dr. H. Syaiful Hadi, M.Pd., saat menyampaikan sambutan pada Sidang Senat Terbuka Wisuda Tahun Akademik 2024–2025.

PAMEKASAN, (TrendiKabar.com) – Aula Utama IAIN Madura dipenuhi suasana haru dan bangga, Kamis (17/7/2025), saat 854 mahasiswa resmi diwisuda dalam Sidang Senat Terbuka Wisuda Sarjana ke-41 dan Pascasarjana ke-21 Tahun Akademik 2024-2025.

Prosesi sakral itu menjadi penanda berakhirnya perjuangan panjang ratusan mahasiswa dari berbagai program studi. Dari total wisudawan, 824 merupakan lulusan sarjana, sementara 30 lainnya lulusan pascasarjana.

Wisuda berlangsung khidmat, dihadiri oleh Rektor IAIN Madura Dr. H. Syaiful Hadi, M.Pd., jajaran senat, dekan, kaprodi, dosen, para wali wisudawan, serta tamu undangan. Momen penuh emosi tercipta saat para wisudawan memasuki aula dengan mengenakan toga dan senyum penuh harapan masa depan.

Dalam pidatonya, Rektor Syaiful Hadi menyampaikan pesan mendalam kepada para alumni. Ia menegaskan bahwa wisuda bukan sekadar seremoni, tapi awal dari tanggung jawab sebagai agen perubahan.

“Ilmu yang Saudara bawa hari ini bukan hanya untuk gelar, tapi untuk mengubah wajah masyarakat menjadi lebih baik. Jadilah cahaya di tengah kegelapan. Jadilah bagian dari perubahan peradaban,” tegasnya.

Rektor juga menekankan pentingnya membawa nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan integritas dalam setiap langkah para lulusan IAIN Madura.

“Kampus ini bukan hanya mencetak sarjana, tapi membentuk insan rahmatan lil ‘alamin yang siap hadir di tengah masyarakat,” tambahnya.

Salah satu momen paling menyentuh datang dari Zulfa Kamalia Ahmad, wisudawan terbaik dari Program Studi Tadris Bahasa Inggris. Dengan IPK 3,63 dan predikat cum laude, Zulfa berdiri di hadapan ribuan pasang mata dan menyampaikan pesan penuh haru.

“Terima kasih kepada seluruh dosen dan staf yang telah membimbing kami dengan tulus. Semoga ilmu yang kami peroleh menjadi berkah dan amal jariyah,” ujarnya dengan suara bergetar dan mata berkaca-kaca.

Penulis : Ach. Bukhori

Editor : (Red)

Berita Terkait

Mangkir Dua Kali, Eks Anggota DPRD Sumenep Diciduk Polres Pamekasan dalam Kasus Dugaan Penipuan Rp1 Miliar
Di Saat Dunia Terbiasa Membiarkan, Ia Memilih Meneladani Rasulullah: Ali Zaenal Abidin dan 2.000 Hati yang Tak Lagi Sendiri
MBG Diduga Tak Layak Konsumsi di Kolpo: Siswa Menolak, Dugaan Kelalaian SPPG Menguat
TKA 2026 Dipantau Langsung, Bupati Sumenep: Ukur Kemampuan Sekaligus Bentuk Karakter Siswa
MP3.S Ultimatum: Jika Ada Aduan dan Terbukti, Kami Laporkan ke APH
Langgar UU Sistem Perbukuan? MP3.S Soroti Dugaan Sekolah di Sumenep Beli Buku Langsung ke Penerbit
Siswa FIES Sumenep Borong Juara KURVA 2026, 11 Lolos ke Grand Final Olimpiade Sains, Inggris, dan Matematika
Keluhan Menu MBG Pesantren Terulang, Klaim Pengawasan SPPG Diuji Fakta Lapangan

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 05:18 WIB

Mangkir Dua Kali, Eks Anggota DPRD Sumenep Diciduk Polres Pamekasan dalam Kasus Dugaan Penipuan Rp1 Miliar

Kamis, 9 April 2026 - 19:12 WIB

Di Saat Dunia Terbiasa Membiarkan, Ia Memilih Meneladani Rasulullah: Ali Zaenal Abidin dan 2.000 Hati yang Tak Lagi Sendiri

Kamis, 9 April 2026 - 15:10 WIB

MBG Diduga Tak Layak Konsumsi di Kolpo: Siswa Menolak, Dugaan Kelalaian SPPG Menguat

Senin, 6 April 2026 - 12:59 WIB

TKA 2026 Dipantau Langsung, Bupati Sumenep: Ukur Kemampuan Sekaligus Bentuk Karakter Siswa

Sabtu, 28 Februari 2026 - 19:09 WIB

MP3.S Ultimatum: Jika Ada Aduan dan Terbukti, Kami Laporkan ke APH

Berita Terbaru