Ratusan Tenaga Non-ASN Tuntut Kepastian Nasib ke Presiden Prabowo, Perwakilan Sumenep Ikut Turun ke Jakarta

- Publisher

Minggu, 20 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, (TrendiKabar.com) – Ratusan tenaga non-Aparatur Sipil Negara (non-ASN) dari berbagai daerah di Indonesia menggelar aksi damai di Jakarta pada Minggu (20/7/2025). Mereka mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk memberikan kepastian terkait status dan masa depan mereka yang telah puluhan tahun mengabdi, namun belum diangkat menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Aksi tersebut juga diikuti oleh perwakilan tenaga non-ASN dari Kabupaten Sumenep, Pulau Madura, yang datang langsung ke ibu kota. Rombongan dari ujung timur Madura ini dipimpin oleh Iskandar, yang akrab disapa Mas Praja, sebagai koordinator lapangan.

“Kami terpaksa menempuh perjalanan jauh dari Madura ke Jakarta hanya untuk menyuarakan nasib kami. Puluhan tahun kami mengabdi, memberikan tenaga dan pikiran untuk bangsa, namun hingga kini tidak ada kepastian dari pemerintah,” ungkap Iskandar kepada awak media.

Ia menegaskan, para tenaga non-ASN berharap pemerintah segera mengambil langkah tegas agar mereka bisa diangkat menjadi bagian dari aparatur negara, baik melalui mekanisme ASN maupun PPPK.

“Kami bukan hanya bekerja, tapi mengabdi. Harapan kami, Presiden Prabowo mendengar dan memberikan solusi nyata agar pengabdian kami dihargai dengan status yang jelas,” tambahnya.

Aksi damai ini berlangsung tertib dengan tuntutan utama agar pemerintah segera menerbitkan kebijakan yang berpihak pada tenaga honorer di seluruh Indonesia.

 

Penulis : Harnawi

Editor : (Red)

Berita Terkait

Diduga Sebarkan Percakapan Pribadi, Akun TikTok “Berita” Dilaporkan ke Polisi di Tengah Naiknya Status Penyidikan Kasus Desa Poja
Usai Soroti Dugaan Dana Desa dan Mafia Tanah, Pengelola Akun TikTok Mengaku Didatangi Sekdes Kebundadap Timur dan Diminta Hapus Konten
Diam-diam Inspektorat Turun ke Kebundadap Timur, Dugaan Dana Desa Rp2,3 Miliar Mulai Terkuak
MBG dari SPPG Yayasan Bhakti Bunda Berjaya Kembali Dipersoalkan, Sekolah Pilih Tolak Demi Keselamatan Siswa
Kakek Cabuli Cucu di Lenteng, Kabur ke Cirebon hingga Dibekuk Satreskrim Polres Sumenep
PMII Sumenep Desak Revisi Perda Tembakau, Soroti Dugaan Celah “Mafia” hingga Bupati Tak Pernah Temui Massa Aksi
Rp10 Juta Tak Kunjung Cair, Arisan Get di Sumenep Dilaporkan ke Polisi
Tim Elang Satlantas Polres Sumenep Bersinergi dengan Disperkimhub Kabupaten Sumenep Tertibkan Parkir di Jalan Diponegoro

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 14:00 WIB

Diduga Sebarkan Percakapan Pribadi, Akun TikTok “Berita” Dilaporkan ke Polisi di Tengah Naiknya Status Penyidikan Kasus Desa Poja

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:44 WIB

Usai Soroti Dugaan Dana Desa dan Mafia Tanah, Pengelola Akun TikTok Mengaku Didatangi Sekdes Kebundadap Timur dan Diminta Hapus Konten

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:22 WIB

Diam-diam Inspektorat Turun ke Kebundadap Timur, Dugaan Dana Desa Rp2,3 Miliar Mulai Terkuak

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:00 WIB

MBG dari SPPG Yayasan Bhakti Bunda Berjaya Kembali Dipersoalkan, Sekolah Pilih Tolak Demi Keselamatan Siswa

Kamis, 7 Mei 2026 - 20:50 WIB

Kakek Cabuli Cucu di Lenteng, Kabur ke Cirebon hingga Dibekuk Satreskrim Polres Sumenep

Berita Terbaru