SUMENEP, (TrendiKabar.com) – Aliansi Voli Sumenep Bersatu mendatangi kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumenep di Pabian pada Selasa (9/12/2025) untuk mendesak transparansi tata kelola organisasi Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kabupaten Sumenep menjelang pemilihan ketua baru. Audiensi dipimpin Koordinator Aliansi, Akhmad Sugiyanto, dan diterima oleh Wakil Ketua Harian KONI Sumenep, Kadir, yang juga membawahi bidang organisasi.
Dalam pertemuan itu, aliansi menyoroti minimnya keterbukaan, ketidakjelasan mekanisme organisasi, serta tidak tersedianya dokumen aturan PBVSI kepada klub-klub, yang selama ini dinilai menghambat partisipasi.
Kadir menyatakan bahwa KONI menghargai kritik yang disampaikan dan siap mengawal proses pembenahan organisasi.
“Aspirasi teman-teman kami terima dengan baik. Kami akan sampaikan ke PBVSI bahwa seluruh proses harus transparan, tertib aturan, dan terbuka bagi seluruh klub,” ujarnya.
Poin Sorotan Aliansi Voli Sumenep Bersatu
1. Menegaskan posisi netral dan tidak berpihak kepada calon manapun pada pemilihan Ketua PBVSI Sumenep.
2. Berkomitmen menjadi kontrol publik demi kemajuan klub dan atlet voli di Sumenep.
3. Menilai masa jabatan ketua paguyuban kecamatan sudah tidak relevan, sehingga klub memiliki legitimasi utama.
4. Menuntut pelibatan penuh klub dalam pemilihan Ketua PBVSI Sumenep.
5. Meminta KONI membuka regulasi resmi PBVSI Nasional karena selama ini dokumen tidak pernah diberikan ke klub.
6. Menilai kurangnya transparansi PBVSI selama ini disebabkan oleh kepentingan oknum tertentu.
7. Meminta tanggapan resmi KONI pada hari yang sama sebagai bentuk kepastian bagi komunitas voli Sumenep.
KONI Sumenep memastikan seluruh aspirasi tersebut akan diteruskan ke PBVSI serta dikawal agar proses pemilihan ketua berlangsung sesuai aturan federasi yang berlaku.
Penulis : Mat Halil/Suri Hariady
Editor : (Red)



























