Aliansi Voli Sumenep Bersatu Desak Transparansi PBVSI, KONI Janji Kawal Regulasi

- Publisher

Selasa, 9 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Aliansi Voli Sumenep Bersatu saat audiensi dengan KONI Sumenep di Kantor KONI Pabian, Kecamatan Kota Sumenep, Selasa (9/12/2025).

Foto: Aliansi Voli Sumenep Bersatu saat audiensi dengan KONI Sumenep di Kantor KONI Pabian, Kecamatan Kota Sumenep, Selasa (9/12/2025).

SUMENEP, (TrendiKabar.com) – Aliansi Voli Sumenep Bersatu mendatangi kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumenep di Pabian pada Selasa (9/12/2025) untuk mendesak transparansi tata kelola organisasi Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kabupaten Sumenep menjelang pemilihan ketua baru. Audiensi dipimpin Koordinator Aliansi, Akhmad Sugiyanto, dan diterima oleh Wakil Ketua Harian KONI Sumenep, Kadir, yang juga membawahi bidang organisasi.

Dalam pertemuan itu, aliansi menyoroti minimnya keterbukaan, ketidakjelasan mekanisme organisasi, serta tidak tersedianya dokumen aturan PBVSI kepada klub-klub, yang selama ini dinilai menghambat partisipasi.

Kadir menyatakan bahwa KONI menghargai kritik yang disampaikan dan siap mengawal proses pembenahan organisasi.

“Aspirasi teman-teman kami terima dengan baik. Kami akan sampaikan ke PBVSI bahwa seluruh proses harus transparan, tertib aturan, dan terbuka bagi seluruh klub,” ujarnya.

Poin Sorotan Aliansi Voli Sumenep Bersatu

1. Menegaskan posisi netral dan tidak berpihak kepada calon manapun pada pemilihan Ketua PBVSI Sumenep.

2. Berkomitmen menjadi kontrol publik demi kemajuan klub dan atlet voli di Sumenep.

3. Menilai masa jabatan ketua paguyuban kecamatan sudah tidak relevan, sehingga klub memiliki legitimasi utama.

4. Menuntut pelibatan penuh klub dalam pemilihan Ketua PBVSI Sumenep.

5. Meminta KONI membuka regulasi resmi PBVSI Nasional karena selama ini dokumen tidak pernah diberikan ke klub.

6. Menilai kurangnya transparansi PBVSI selama ini disebabkan oleh kepentingan oknum tertentu.

7. Meminta tanggapan resmi KONI pada hari yang sama sebagai bentuk kepastian bagi komunitas voli Sumenep.

KONI Sumenep memastikan seluruh aspirasi tersebut akan diteruskan ke PBVSI serta dikawal agar proses pemilihan ketua berlangsung sesuai aturan federasi yang berlaku.

Penulis : Mat Halil/Suri Hariady

Editor : (Red)

Berita Terkait

Desa Poja dalam Pusaran Empat Persoalan, Krisis Tata Kelola Kian Terbuka
Badur Itu dari Kata Badrun, Artinya Bulan Purnama,” Pesan Mendalam Bang Ali di Peresmian Musolla AINUN BANI
Dafa Adi Wijaya Putra Bersinar di Madura Pop Talent 2026, Talenta Muda Sumenep yang Diyakini Siap Menuju D’Academy Indosiar
Dugaan Pungutan Berlebih Penyeberangan Kalianget–Talango Diusut, Sejumlah Operator Dipanggil Polisi
Modus Pinjam Sebentar Motor Raib, Mahasiswa Sumenep Laporkan Dugaan Penipuan Rp13 Juta ke Polisi
Satlantas Polres Sumenep Urai Kemacetan Antrean BBM di Sejumlah SPBU, Warga Diimbau Tertib
Khidmat dan Meriah, Wisuda Santri Ponpes AT-TA’AWUN Sumenep Jadi Momentum Cetak Generasi Berakhlak
Beradaptasi Dengan Kebutuhan Zaman, RSUD Moh. Anwar Dorong Transformasi Layanan Kesehatan

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:08 WIB

Desa Poja dalam Pusaran Empat Persoalan, Krisis Tata Kelola Kian Terbuka

Senin, 29 Juni 2026 - 18:11 WIB

Badur Itu dari Kata Badrun, Artinya Bulan Purnama,” Pesan Mendalam Bang Ali di Peresmian Musolla AINUN BANI

Minggu, 28 Juni 2026 - 02:02 WIB

Dafa Adi Wijaya Putra Bersinar di Madura Pop Talent 2026, Talenta Muda Sumenep yang Diyakini Siap Menuju D’Academy Indosiar

Jumat, 26 Juni 2026 - 02:11 WIB

Dugaan Pungutan Berlebih Penyeberangan Kalianget–Talango Diusut, Sejumlah Operator Dipanggil Polisi

Jumat, 26 Juni 2026 - 01:41 WIB

Modus Pinjam Sebentar Motor Raib, Mahasiswa Sumenep Laporkan Dugaan Penipuan Rp13 Juta ke Polisi

Berita Terbaru

Foto: Kepala Desa Poja, Yuli Rizkianto, kini menjadi sorotan atas sejumlah persoalan di pemerintahan desa.

Hukum & Pemerintahan

Desa Poja dalam Pusaran Empat Persoalan, Krisis Tata Kelola Kian Terbuka

Kamis, 2 Jul 2026 - 18:08 WIB