Didemo Pemuda Peduli Desa, Dugaan Pemasangan Jaringan Listrik Dipersoalkan PLN Sumenep Belum Beri Kepastian

- Publisher

Jumat, 24 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Massa aksi mendatangi kantor PLN ULP Sumenep, dikawal aparat kepolisian saat menyampaikan tuntutan.

Foto: Massa aksi mendatangi kantor PLN ULP Sumenep, dikawal aparat kepolisian saat menyampaikan tuntutan.

SUMENEP, (TrendiKabar.com) – Aksi demonstrasi kembali menyasar Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Sumenep, Jumat (24/4/2026), menyusul belum adanya kepastian penyelesaian atas dugaan pemasangan jaringan listrik di lahan warga yang dipersoalkan.

Aksi yang digelar Pengurus Pemuda Peduli Desa ini menjadi puncak kekecewaan setelah dua kali audiensi yang sebelumnya dilakukan dinilai belum menghasilkan langkah konkret dari pihak PLN.

Salah satu peserta aksi, Subaydi, menegaskan bahwa pihaknya telah menempuh jalur persuasif sebelum akhirnya turun ke jalan.

“Kami datang baik-baik dan sudah dua kali audiensi. Tapi sampai sekarang belum ada kejelasan. Kami hanya ingin kepastian, bukan janji,” ujarnya kepada awak media.

Ia menilai persoalan ini tidak bisa terus dibiarkan tanpa penyelesaian, mengingat menyangkut hak warga.

“Ini bukan sekadar soal teknis, tapi menyangkut hak masyarakat. Kalau tidak ada kejelasan, kami siap menempuh jalur hukum,” tegasnya.

Berdasarkan pemberitaan sebelumnya di TrendiKabar.com, persoalan ini berkaitan dengan pemasangan jaringan listrik di atas lahan milik warga di Dusun Tenggina, Desa Batang-Batang Daya, yang disertai penebangan pohon. Pihak warga menyebut tindakan tersebut dilakukan tanpa persetujuan ahli waris, sehingga memicu keberatan dan tuntutan kompensasi.

Sejumlah tuntutan disampaikan massa dalam aksi tersebut, mulai dari keterbukaan dokumen proyek, musyawarah dengan warga terdampak, pemberian kompensasi, hingga peninjauan ulang lokasi pemasangan jaringan.

Sementara itu, Manajer PLN ULP Sumenep, Achmad Suaidi, menyatakan pihaknya belum dapat menandatangani nota kesepahaman (MoU) yang diajukan oleh demonstran.

“Kami tidak bisa serta-merta menandatangani MoU tersebut. Perlu klarifikasi ke masing-masing pihak terlebih dahulu,” ujarnya.

Namun, pernyataan tersebut dinilai belum menjawab tuntutan utama warga terkait kepastian penyelesaian, mengingat persoalan ini telah bergulir sejak dua kali audiensi sebelumnya tanpa hasil yang jelas.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada titik temu antara kedua belah pihak. Tanpa langkah konkret dari pihak PLN, konflik ini berpotensi berlanjut ke ranah hukum sebagaimana disampaikan oleh pihak demonstran.

Penulis : Mat Halil

Editor : (Red)

Berita Terkait

Antusias Warga Membludak, Isbat Nikah Keliling di Nyabakan Timur Permudah Akses Buku Nikah
Dugaan Pemerasan hingga Kriminalisasi di Polsek Ganding, LBH Taretan Siap Turun Jalan
Kades Pragaan Daya Diciduk! Dana Desa Diduga “Bocor” di Jalan, Pertanian, hingga BUMDes
Dugaan Skandal Kredit Pensiun di BRI Sumenep Disorot PMII, Pihak Bank Tegaskan Ikuti Proses Hukum
BRI Sumenep Buka Audiensi dengan PMII Komisariat Unija, Tegaskan Hormati Proses Hukum dan Patuh pada Putusan Pengadilan
48 Motor Disita, Satlantas Sumenep Sikat Balap Liar di Jalur Bandara Trunojoyo
Rantai BBM Bawean Diduga Bocor Skema Ship to Ship Seret Jalur APMS hingga PLTD
Mangkir Dua Kali, Eks Anggota DPRD Sumenep Diciduk Polres Pamekasan dalam Kasus Dugaan Penipuan Rp1 Miliar

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 18:28 WIB

Antusias Warga Membludak, Isbat Nikah Keliling di Nyabakan Timur Permudah Akses Buku Nikah

Sabtu, 25 April 2026 - 18:12 WIB

Dugaan Pemerasan hingga Kriminalisasi di Polsek Ganding, LBH Taretan Siap Turun Jalan

Jumat, 24 April 2026 - 20:59 WIB

Didemo Pemuda Peduli Desa, Dugaan Pemasangan Jaringan Listrik Dipersoalkan PLN Sumenep Belum Beri Kepastian

Kamis, 23 April 2026 - 18:23 WIB

Kades Pragaan Daya Diciduk! Dana Desa Diduga “Bocor” di Jalan, Pertanian, hingga BUMDes

Kamis, 23 April 2026 - 13:13 WIB

Dugaan Skandal Kredit Pensiun di BRI Sumenep Disorot PMII, Pihak Bank Tegaskan Ikuti Proses Hukum

Berita Terbaru