Dugaan Pemerasan hingga Kriminalisasi di Polsek Ganding, LBH Taretan Siap Turun Jalan

- Publisher

Sabtu, 25 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Sulaisi (tengah), kuasa hukum korban.

Foto: Sulaisi (tengah), kuasa hukum korban.

SUMENEP, (TrendiKabar.com) — Polemik di tubuh Polsek Ganding kian memanas. Tak hanya soal hilangnya 20 pohon jati yang hingga kini belum menemukan titik terang, oknum di internal kepolisian setempat juga disorot atas dugaan praktik pemerasan dan kriminalisasi terhadap warga.

Situasi ini memicu keresahan publik. Sejumlah warga yang mengaku menjadi korban telah melapor dan meminta perlindungan hukum kepada LBH Taretan Legal Justitia. Lembaga tersebut memastikan tidak akan tinggal diam menghadapi dugaan pelanggaran serius oleh aparat penegak hukum.

Ketua LBH Taretan, Zainurrozi, menegaskan bahwa persoalan ini telah memasuki fase krusial dan membutuhkan respons tegas.

“Jika aparat sudah bertindak di luar batas dan tidak dapat ditoleransi, maka langkah turun ke jalan menjadi opsi yang sah sebagai bentuk kontrol publik,” tegasnya.

Pernyataan serupa disampaikan penasehat hukum korban, Sulaisi Abdurrazaq. Ia menilai dugaan yang mencuat bukan sekadar persoalan individu, melainkan telah menyentuh integritas institusi kepolisian secara keseluruhan.

“Kami tidak akan tinggal diam. Upaya hukum akan ditempuh secara maksimal agar ada efek jera terhadap oknum yang mencederai marwah Polri,” ujarnya.

Menurutnya, kasus ini menjadi ujian serius bagi penegakan hukum di tingkat lokal, sekaligus indikator kepercayaan masyarakat terhadap aparat.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Polres Sumenep belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan pemerasan dan kriminalisasi tersebut. Upaya konfirmasi masih terus dilakukan.

Editor : (Red)

Berita Terkait

Penantian Panjang Berbuah Lega, Warga Pasongsongan Akhirnya Kantongi Sertifikat Tanah
Tagihan Air Melonjak Rp700 Ribu, Dasar Akumulasi Perumda Sumekar Dipertanyakan
STAIM Tarate Resmi Bertransformasi Menjadi ISMU, Advokat Mas’odi Beri Apresiasi
Kasus Sabu Talango Jangan Berhenti di Pengguna, Asal Barang dan Pemasok Jadi Pertanyaan
Sorotan Fasilitas Mewah di Cibinong, Karutan Sumenep Tegaskan Tak Ada Perlakuan Khusus
Tagihan Air Melonjak Belasan Kali Lipat, Pelanggan Perumda Sumekar Pertanyakan Dasar Perhitungan
KPK Bongkar Dugaan Setoran di BPN Jatim, Uang hingga Emas Disita, Aliran dari Kantah Mulai Ditelusuri
Kejari Luruskan Audit DD Poja dan Kebundadap Timur, Dokumen Direvisi, Arah Penanganan Dinanti

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 23:18 WIB

Penantian Panjang Berbuah Lega, Warga Pasongsongan Akhirnya Kantongi Sertifikat Tanah

Rabu, 30 September 2026 - 22:44 WIB

Tagihan Air Melonjak Rp700 Ribu, Dasar Akumulasi Perumda Sumekar Dipertanyakan

Rabu, 30 September 2026 - 02:17 WIB

STAIM Tarate Resmi Bertransformasi Menjadi ISMU, Advokat Mas’odi Beri Apresiasi

Rabu, 30 September 2026 - 01:55 WIB

Kasus Sabu Talango Jangan Berhenti di Pengguna, Asal Barang dan Pemasok Jadi Pertanyaan

Senin, 28 September 2026 - 22:12 WIB

Sorotan Fasilitas Mewah di Cibinong, Karutan Sumenep Tegaskan Tak Ada Perlakuan Khusus

Berita Terbaru