Ketua Mabar Sumenep Desak Pemerintah Bertindak Cepat Atasi Jalan Berlubang : Nyawa Warga Jadi Taruhan

- Publisher

Senin, 20 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Ketua Mabar Sumenep, Dafa Irwanto S, saat mendatangi Kantor Pembantu UPT. PJJ Pamekasan Di Sumenep

Foto : Ketua Mabar Sumenep, Dafa Irwanto S, saat mendatangi Kantor Pembantu UPT. PJJ Pamekasan Di Sumenep

SUMENEP, (TrendiKabar.com) – Ketua Mabar Sumenep, Dafa Irwanto S, menyuarakan kritik keras terhadap Pemerintah Kabupaten Sumenep atas lambannya penanganan jalan berlubang di Jalan raya Kalianget – Sumenep, Desa Pabian,Kecamatan Kota Sumenep, yang telah menyebabkan banyak kecelakaan. Ia menuntut tindakan segera, meskipun jalan yang dimaksud merupakan jalan Nasional di bawah kewenangan pemerintah pusat.

Ketua Mabar menilai alasan regulasi tidak bisa dijadikan dalih atas kelalaian pemerintah dalam melindungi keselamatan warganya. Ia menekankan pentingnya nyawa masyarakat di atas birokrasi yang berbelit-belit.

“Sudah banyak korban jatuh akibat jalan berlubang ini. Jangan hanya bicara soal regulasi atau siapa yang berwenang. Keselamatan masyarakat jauh lebih penting. Pemerintah daerah harus segera bertindak, meskipun ini jalan Nasional,” ujarnya dengan nada tegas.

Korban Berjatuhan, Pemerintah Dinilai Gagal Mengantisipasi

Data yang dihimpun Mabar Sumenep menunjukkan bahwa sejumlah kecelakaan terjadi akibat kondisi jalan yang memprihatinkan. Mulai dari kecelakaan ringan hingga parah, kondisi ini menjadi potret kelalaian pemerintah yang dinilai kurang tanggap terhadap kebutuhan mendasar masyarakat.

“Kami tidak bisa menunggu sampai ada korban meninggal. Setidaknya, pemerintah daerah bisa mengambil langkah darurat untuk menutupi lubang-lubang di jalan. Menunda berarti mengabaikan keselamatan warga,” kritiknya.

Kritik ini mencerminkan kegelisahan masyarakat Sumenep, yang merasa diabaikan oleh pemerintah, baik daerah maupun provinsi. Buruknya infrastruktur jalan juga dianggap sebagai bukti lemahnya prioritas anggaran terhadap aspek keselamatan publik.

Pemerintah Bungkam, Solusi Belum Jelas

Upaya Dafa mendatangi Dinas PUTR Kabupaten Sumenep dan Kantor Pembantu UPT PJJ Pamekasan di Sumenep belum membuahkan hasil. Keduanya mengklaim bahwa jalan tersebut berada di bawah kewenangan pemerintah pusat. Meski telah dilakukan koordinasi, belum ada tindakan nyata untuk mengatasi masalah ini.

Foto : Banyaknya jalan berlubang di Jl. Raya Kalianget Desa Pabian Kabupaten Sumenep sangat membahayakan para pengguna jalan.

Keselamatan Masyarakat: Prioritas atau Sekadar Retorika?

Ketua Mabar Sumenep mengingatkan bahwa keselamatan masyarakat adalah tanggung jawab moral yang tidak boleh diabaikan. Ia menilai pemerintah cenderung berlindung di balik regulasi untuk menutupi kegagalannya memberikan pelayanan dasar kepada rakyat.

“Regulasi penting, tapi tidak boleh mengorbankan nyawa masyarakat. Ini bukan soal kewenangan semata, ini soal nyawa. Bertindaklah sebelum lebih banyak korban berjatuhan,” katanya.

Masyarakat berharap pemerintah segera bertindak. Jika tidak, jalan berlubang di Jl. raya Kalianget, Desa Pabian, Kecamatan Kota Sumenep,akan terus menjadi ancaman bagi keselamatan pengguna jalan, sekaligus mencoreng kredibilitas pemerintah dalam melindungi warganya.

 

 

Penulis : Harnawi/Mat Halil

Editor : (Red)

Berita Terkait

Dugaan Perselingkuhan Berujung Penganiayaan, IRT di Sumenep Laporkan Tiga Orang ke Polresta
PMII UPI Sumenep Gelar Sekolah Gerakan, Cetak Kader Militan, Kritis, dan Siap Menjadi Agen Perubahan
Dua Kali Disomasi Diabaikan, Sengketa Tanah Berujung Laporan Polisi, Lima Warga Sapeken Dilaporkan ke Polresta Sumenep
Pengawasan Internal Diperkuat, Pemkab Sumenep Dorong Tata Kelola Pemerintahan Lebih Akuntabel
Pejabat Administrator Baru Didorong Hadirkan Inovasi untuk Tingkatkan Kinerja Organisasi
Peringati Hari Koperasi ke-79, Pemkab Sumenep Beri Penghargaan bagi Koperasi Berprestasi
Dari Konferensi Pers Batal hingga Peliputan Dibatasi, Ada Pola dalam Agenda Kapolda di Sumenep?
Diduga Dikerjakan Asal Jadi! Proyek Jalan APBD Rp374 Juta di Sumenep Disorot, Aspal Baru Sudah Mengelupas

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 21:03 WIB

Dugaan Perselingkuhan Berujung Penganiayaan, IRT di Sumenep Laporkan Tiga Orang ke Polresta

Minggu, 19 Juli 2026 - 18:41 WIB

PMII UPI Sumenep Gelar Sekolah Gerakan, Cetak Kader Militan, Kritis, dan Siap Menjadi Agen Perubahan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:26 WIB

Dua Kali Disomasi Diabaikan, Sengketa Tanah Berujung Laporan Polisi, Lima Warga Sapeken Dilaporkan ke Polresta Sumenep

Sabtu, 18 Juli 2026 - 11:57 WIB

Pengawasan Internal Diperkuat, Pemkab Sumenep Dorong Tata Kelola Pemerintahan Lebih Akuntabel

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:47 WIB

Peringati Hari Koperasi ke-79, Pemkab Sumenep Beri Penghargaan bagi Koperasi Berprestasi

Berita Terbaru

Opini

Polresta Sumenep: Pangkat Naik, Pintu Informasi Turun

Sabtu, 18 Jul 2026 - 12:16 WIB