SUMENEP, (TrendiKabar.com) – Kamis (30/1/2025) Pemerintah Kecamatan Gapura menggelar rapat koordinasi untuk membahas strategi optimalisasi 20% Dana Desa (DD) dalam mendukung ketahanan pangan di setiap desa. Langkah ini merujuk pada Keputusan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kepmendesa PDT) Nomor 3 Tahun 2025, yang mengamanatkan alokasi dana desa guna memperkuat sektor pangan di tingkat lokal.
Camat Gapura, Imam Suhadi, M.Si., menegaskan pentingnya desa-desa dalam memanfaatkan potensi lokal yang ada. Ia mendorong agar setiap desa dapat mengembangkan program ketahanan pangan yang dikelola melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), sehingga manfaatnya bisa dirasakan secara berkelanjutan.
“Kami berharap setiap desa dapat memaksimalkan sumber daya yang ada untuk memperkuat ketahanan pangan. Dengan pengelolaan yang baik melalui BUMDes, program ini bisa berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ujar Imam Suhadi.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf, juga menekankan bahwa program ini harus berkelanjutan. Ia berharap desa-desa dapat terus berinovasi dalam mengembangkan potensi pangan lokal agar kemandirian desa semakin kuat.
“Jika program ini dikelola dengan baik oleh BUMDes, maka ketahanan pangan akan tercapai dan manfaatnya dapat terus dirasakan oleh masyarakat,” katanya.
Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan setiap desa di Kecamatan Gapura mampu mengelola 20% Dana Desa secara optimal demi mewujudkan ketahanan pangan yang kokoh serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
Penulis : Harnawi/Mat Halil
Editor : (Red)



























