Pemerintah Sumenep Dianggap Lambat Tangani Kerusakan Parah Jalan Teuku Umar, Warga Khawatir Korban Terus Berjatuhan

- Publisher

Jumat, 14 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Kantor Dinas PUTR Kabupaten Sumenep (Tengah) dan jalan rusak Desa Pandian, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep.

Foto : Kantor Dinas PUTR Kabupaten Sumenep (Tengah) dan jalan rusak Desa Pandian, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep.

SUMENEP, (TrendiKabar.com) – Kerusakan parah pada Jalan Teuku Umar, yang terletak di Desa Pandian, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep, semakin memprihatinkan. Warga setempat khawatir jika tidak segera ditangani, jumlah korban kecelakaan bisa terus meningkat. Ibu Asriani (40), warga Kebunagung, mengungkapkan bahwa dirinya pernah mengalami kecelakaan akibat kondisi jalan yang rusak parah tersebut.

“Saya pernah jatuh karena jalan ini rusak. Saya berharap pemerintah segera memperbaikinya sebelum ada lagi korban yang lebih parah,” ujar Ibu Asriani dalam wawancara dengan awak media, Rabu (12/2/2025). Ia menegaskan pentingnya penanganan cepat, mengingat banyaknya warga yang melintasi jalan tersebut setiap hari.

Upaya konfirmasi kepada pihak berwenang menunjukkan bahwa masalah ini belum mendapat perhatian yang serius. Kepala Bidang Bina Marga Kabupaten Sumenep, Slamet Supriyadi, menyatakan bahwa perbaikan Jalan Teuku Umar masih tertunda karena kendala anggaran.

“Pembangunan jalan untuk perbaikan Teuku Umar masih menunggu anggaran dari pemerintah pusat,” jelasnya saat ditemui di ruangannya, Kamis (13/2/2025).

Namun, jawaban ini patut dipertanyakan. Mengingat kerusakan yang semakin parah dan adanya korban kecelakaan, seharusnya langkah-langkah darurat dapat diambil dengan memanfaatkan anggaran darurat yang tersedia. Sesuai dengan Pasal 28D Ayat (1) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, setiap warga negara berhak atas keselamatan dan kesejahteraan. Dalam hal ini, pemerintah daerah seharusnya lebih responsif terhadap keselamatan warganya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Sumenep, Ir. Eri Susanto, sebaiknya segera mempertimbangkan langkah tanggap darurat untuk memperbaiki jalan yang rusak tersebut. Keselamatan warga adalah tanggung jawab pemerintah, sebagaimana tercantum dalam Undang-Undang No. 38 Tahun 2004 tentang Jalan yang mengatur kewajiban pemerintah untuk menyediakan jalan yang layak dan aman bagi masyarakat.

Dengan semakin parahnya kerusakan dan adanya korban, langkah perbaikan tidak dapat ditunda lebih lama. Pemerintah Kabupaten Sumenep diharapkan segera mengambil tindakan konkret untuk mencegah jatuhnya korban lebih lanjut.

 

 

Penulis : Suri Hariady

Editor : (Red)

Berita Terkait

Laskar Sadewo Pasongsongan Tampilkan Aransemen Terbaik di Festival Musik Tong-Tong Lagu Bupati Sumenep 2026
BIP Tebar Kurban hingga Pelosok, Hadirkan Kebahagiaan dan Semangat Berbagi di Hari Raya Idul Adha
Video Asmawi di Polsek Batang-Batang Jadi Sorotan, Singgung Persoalan Hukum yang Disebut Belum Tuntas
Tangis Haru Warnai Sholat Idul Adha di Masjid Hidayatullah Atfal Nyabakan Barat
Penolakan Yon TP di Silo Menguat, Mahasiswa Soroti Bayang-Bayang Militerisasi dan Ancaman Konflik Agraria
Gelar Damai di Polres Sumenep Tuai Apresiasi, Dua Warga Legung Barat yang Sempat Saling Lapor Akhirnya Berdamai
Pangdam V/Brawijaya Turun Langsung ke Ambunten, Jembatan Perintis Garuda Jadi Harapan Baru Warga Terisolir
Warga Resmi Laporkan Dugaan Penebangan Pohon Tanpa Izin ke Polsek Batang-Batang

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 12:02 WIB

Laskar Sadewo Pasongsongan Tampilkan Aransemen Terbaik di Festival Musik Tong-Tong Lagu Bupati Sumenep 2026

Rabu, 27 Mei 2026 - 19:57 WIB

Video Asmawi di Polsek Batang-Batang Jadi Sorotan, Singgung Persoalan Hukum yang Disebut Belum Tuntas

Rabu, 27 Mei 2026 - 19:48 WIB

Tangis Haru Warnai Sholat Idul Adha di Masjid Hidayatullah Atfal Nyabakan Barat

Rabu, 27 Mei 2026 - 16:26 WIB

Penolakan Yon TP di Silo Menguat, Mahasiswa Soroti Bayang-Bayang Militerisasi dan Ancaman Konflik Agraria

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:37 WIB

Gelar Damai di Polres Sumenep Tuai Apresiasi, Dua Warga Legung Barat yang Sempat Saling Lapor Akhirnya Berdamai

Berita Terbaru

Opini

Pancasila yang Saya Temukan di Pinggir Jalan

Senin, 1 Jun 2026 - 12:11 WIB

Opini

Wakil Bupati atau Pajangan Serambi?

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:50 WIB

Opini

Wakil Bupati atau Pajangan Serambi?

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:41 WIB