Harmoni di Balik Tugas: Satreskrim Polres Sumenep Tebar Kehangatan Ramadan Lewat Buka Puasa Bersama

- Publisher

Jumat, 28 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: AKP Agus Rusdianto.,S.H Kasat Reskrim Polres Sumenep.

Foto: AKP Agus Rusdianto.,S.H Kasat Reskrim Polres Sumenep.

SUMENEP, (TrendiKabar.com) –  Di tengah derasnya arus tugas dan tanggung jawab sebagai penjaga hukum, Keluarga Besar Satreskrim Polres Sumenep menyempatkan diri untuk merajut kembali kehangatan dan kebersamaan. Pada Jumat, 28 Maret 2025, mereka menggelar acara Buka Puasa Bersama yang penuh makna di Ball Room Kaberaz, Jl. Siwalan, Pangarangan, Kecamatan Kota Sumenep, Jawa Timur.

Bukan sekadar berbagi hidangan, tetapi berbagi kehangatan, nilai, dan semangat. Acara ini menjadi momentum yang sarat pesan: bahwa di balik tugas berat seorang penyidik, ada jiwa-jiwa yang butuh ketenangan, kebersamaan, dan spiritualitas yang terjaga.

Kasat Reskrim Polres Sumenep, AKP Agus Rusdianto, S.H., dalam sambutannya menekankan bahwa Ramadan adalah bulan yang tepat untuk kembali kepada nilai-nilai dasar: keikhlasan, pengabdian, dan persaudaraan.

“Kami bukan hanya petugas hukum, kami juga manusia yang terus belajar menjadi pribadi yang lebih baik. Lewat momen ini, kami ingin memperkuat fondasi moral kami sebagai pelayan masyarakat, sekaligus menumbuhkan energi baru untuk menghadapi berbagai tantangan ke depan,” ujarnya di hadapan para anggota dan keluarga besar yang hadir.

Acara dimulai dengan tausiyah singkat yang menyentuh hati, menyelami makna pengabdian dalam konteks spiritual. Saat adzan magrib berkumandang, suasana berubah hening seluruh peserta larut dalam suasana buka puasa bersama yang penuh kekhusyukan.

Bersama dalam satu meja, tanpa sekat pangkat atau jabatan, semua larut dalam tawa, obrolan ringan, dan suasana akrab yang mencairkan kepenatan rutinitas. Di sinilah soliditas terbentuk, bukan lewat perintah, tapi lewat hati yang terhubung.

Acara ini bukan akhir, tapi awal dari semangat baru. Diharapkan, nilai-nilai yang tertanam dalam momen sederhana ini akan menjadi bekal dalam menjalankan tugas penegakan hukum yang lebih manusiawi, profesional, dan penuh empati.

Karena di balik seragam dan identitas sebagai aparat, mereka adalah sosok ayah, ibu, sahabat, dan manusia biasa yang terus berikhtiar menjadi lebih baik dan Ramadan memberi ruang untuk itu.

Editor : (Red)

Berita Terkait

PMII Sumenep Desak Revisi Perda Tembakau, Soroti Lemahnya Perlindungan Petani
Audiensi Memanas PPD Soroti Dugaan Penebangan Sepihak oleh PLN Izin Tak Ditunjukkan Jawaban Berbelit
Janji Rilis Kokain 27,83 Kg “Menguap”, Jurnalis Sumenep Menunggu Tanpa Kepastian
Respons Cepat Pertamina dan Agen, Pasokan LPG di Sumenep Kembali Normal Pasca Ramadan
Menunggu Viral Baru Bergerak, Tiang Lampu Hantu Poja Akhirnya Menyala, Proses Hukum Tetap Berjalan
15 Tahun Jalan Raya Dungkek Rusak, Warga Terpaksa Swadaya: Akses Wisata Gili Iyang Ikut Terancam
Tiang Lampu “Hantu” Poja: Anggaran Rp 71 Juta Baru Dipasang Setelah Laporan Topan ke Kejaksaan
Di Saat Dunia Terbiasa Membiarkan, Ia Memilih Meneladani Rasulullah: Ali Zaenal Abidin dan 2.000 Hati yang Tak Lagi Sendiri

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 10:38 WIB

PMII Sumenep Desak Revisi Perda Tembakau, Soroti Lemahnya Perlindungan Petani

Selasa, 14 April 2026 - 18:43 WIB

Audiensi Memanas PPD Soroti Dugaan Penebangan Sepihak oleh PLN Izin Tak Ditunjukkan Jawaban Berbelit

Selasa, 14 April 2026 - 15:32 WIB

Janji Rilis Kokain 27,83 Kg “Menguap”, Jurnalis Sumenep Menunggu Tanpa Kepastian

Sabtu, 11 April 2026 - 22:31 WIB

Menunggu Viral Baru Bergerak, Tiang Lampu Hantu Poja Akhirnya Menyala, Proses Hukum Tetap Berjalan

Sabtu, 11 April 2026 - 18:00 WIB

15 Tahun Jalan Raya Dungkek Rusak, Warga Terpaksa Swadaya: Akses Wisata Gili Iyang Ikut Terancam

Berita Terbaru