Kapolres Sumenep Tinjau Kios Pupuk Bersubsidi di Bluto, Antisipasi Penyelewengan

- Publisher

Sabtu, 12 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kapolres Sumenep AKBP Henri Noveri Santoso meninjau langsung stok pupuk bersubsidi di Kios Makmur, Dusun Polay, Desa Gilang, Kecamatan Bluto, didampingi pemilik kios dan pejabat terkait, Jumat (11/4).

Foto: Kapolres Sumenep AKBP Henri Noveri Santoso meninjau langsung stok pupuk bersubsidi di Kios Makmur, Dusun Polay, Desa Gilang, Kecamatan Bluto, didampingi pemilik kios dan pejabat terkait, Jumat (11/4).

SUMENEP, (TrendiKabar.com) – Kapolres Sumenep, AKBP Henri Noveri Santoso, S.H., S.I.K., M.M., bersama sejumlah pejabat terkait melakukan inspeksi ke Kios Makmur milik H. Fauzi di Dusun Polay, Desa Gilang, Kecamatan Bluto, Jumat (11/4). Langkah ini merupakan bagian dari upaya pengawasan terhadap pendistribusian pupuk bersubsidi di tingkat pengecer.

Turut mendampingi dalam pengecekan tersebut antara lain Kepala Dinas Perdagangan, Kepala Dinas Pertanian, dan Kabag Perekonomian Setda Sumenep. Kegiatan ini bertujuan memastikan ketersediaan pupuk bersubsidi serta mencegah potensi penyelewengan di lapangan.

“Kami bersama dinas terkait melakukan pengecekan langsung ke kios pengecer untuk memastikan stok pupuk bersubsidi mencukupi kebutuhan petani, terutama menjelang musim tanam kedua tahun 2025,” ujar Kapolres Sumenep.

Berdasarkan hasil pemantauan, stok pupuk bersubsidi di wilayah Bluto dinilai masih aman. Namun, Kapolres menegaskan pengawasan akan dilakukan secara rutin dan berkelanjutan mulai dari tingkat distributor hingga ke petani.

“Pupuk merupakan elemen penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Karena itu, kami akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat untuk mengawal distribusinya,” imbuhnya.

AKBP Henri juga mengajak masyarakat turut serta mengawasi pendistribusian pupuk dan tidak segan melaporkan apabila ditemukan praktik penyimpangan di lapangan.

Langkah ini, lanjutnya, merupakan bagian dari dukungan terhadap program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam mewujudkan swasembada pangan.

“Dengan keterlibatan semua pihak, kita berharap distribusi pupuk bersubsidi berjalan transparan dan tepat sasaran,” pungkasnya.

 

Editor : (Red)

Berita Terkait

PMII Sumenep Desak Revisi Perda Tembakau, Soroti Lemahnya Perlindungan Petani
Audiensi Memanas PPD Soroti Dugaan Penebangan Sepihak oleh PLN Izin Tak Ditunjukkan Jawaban Berbelit
Janji Rilis Kokain 27,83 Kg “Menguap”, Jurnalis Sumenep Menunggu Tanpa Kepastian
Respons Cepat Pertamina dan Agen, Pasokan LPG di Sumenep Kembali Normal Pasca Ramadan
Menunggu Viral Baru Bergerak, Tiang Lampu Hantu Poja Akhirnya Menyala, Proses Hukum Tetap Berjalan
15 Tahun Jalan Raya Dungkek Rusak, Warga Terpaksa Swadaya: Akses Wisata Gili Iyang Ikut Terancam
Tiang Lampu “Hantu” Poja: Anggaran Rp 71 Juta Baru Dipasang Setelah Laporan Topan ke Kejaksaan
Anggota Dewan Fraksi PAN Angkat Bicara, PLN ULP Sumenep Disorot dalam Dugaan Penebangan Siwalan Tanpa Izin

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 10:38 WIB

PMII Sumenep Desak Revisi Perda Tembakau, Soroti Lemahnya Perlindungan Petani

Selasa, 14 April 2026 - 18:43 WIB

Audiensi Memanas PPD Soroti Dugaan Penebangan Sepihak oleh PLN Izin Tak Ditunjukkan Jawaban Berbelit

Selasa, 14 April 2026 - 15:32 WIB

Janji Rilis Kokain 27,83 Kg “Menguap”, Jurnalis Sumenep Menunggu Tanpa Kepastian

Sabtu, 11 April 2026 - 22:31 WIB

Menunggu Viral Baru Bergerak, Tiang Lampu Hantu Poja Akhirnya Menyala, Proses Hukum Tetap Berjalan

Sabtu, 11 April 2026 - 18:00 WIB

15 Tahun Jalan Raya Dungkek Rusak, Warga Terpaksa Swadaya: Akses Wisata Gili Iyang Ikut Terancam

Berita Terbaru