Nelayan Nonggunong Selamat Setelah Kecelakaan Laut, BPBD Sumenep Imbau Waspada Cuaca Ekstrem

- Publisher

Sabtu, 19 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Tim medis RSD dr. H. Moh. Anwar Sumenep saat melakukan pemeriksaan terhadap nelayan asal Nonggunong yang selamat dari kecelakaan laut di perairan Sepudi.

Foto: Tim medis RSD dr. H. Moh. Anwar Sumenep saat melakukan pemeriksaan terhadap nelayan asal Nonggunong yang selamat dari kecelakaan laut di perairan Sepudi.

SUMENEP, (TrendiKabar.com) – Seorang nelayan asal Desa Nonggunong, Kecamatan Nonggunong, Kabupaten Sumenep, bernama Akhmad Adim, dilaporkan selamat setelah mengalami kecelakaan laut di perairan Pulau Sepudi pada Jumat, 18 April 2025.

Korban berhasil diselamatkan oleh kapal KM Batulayar di sekitar perairan Pulau Raas. Setelah dievakuasi ke Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, pihak Pemerintah Kabupaten Sumenep segera melakukan penjemputan dan memberikan pertolongan pertama. Penanganan dilakukan dengan koordinasi bersama pihak Rumah Sakit Daerah (RSD) dr. H. Moh. Anwar untuk pemeriksaan kondisi fisik dan psikis korban.

Foto: Kepala BPBD Kabupaten Sumenep, Achmad Laily Maulidi, saat memberikan keterangan pers terkait evakuasi nelayan yang mengalami kecelakaan laut di perairan Sepudi.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep, Achmad Laily Maulidi, menyampaikan keprihatinan atas insiden tersebut dan mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam proses penyelamatan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak, khususnya Kapten KM Batulayar, Bapak Totok, beserta kru kapal yang telah berjibaku menyelamatkan korban,” ujarnya, Sabtu (19/4).

BPBD menegaskan komitmennya dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat serta terus melakukan pemantauan dan pendampingan terhadap korban.

Pihaknya juga mengimbau masyarakat, terutama nelayan, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem serta rutin memantau informasi dari BMKG atau otoritas setempat.

“Keselamatan menjadi hal utama. Pastikan alat tangkap aman, perhatikan kondisi gelombang, dan segera laporkan jika terjadi keadaan darurat,” kata Achmad Laily.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sumenep akan terus melakukan evaluasi dan peningkatan sistem keselamatan pelayaran guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

*BISMILLAH MELAYANI*

 

Penulis : Suri Hariady

Editor : (Red)

Berita Terkait

Dugaan Perselingkuhan Berujung Penganiayaan, IRT di Sumenep Laporkan Tiga Orang ke Polresta
PMII UPI Sumenep Gelar Sekolah Gerakan, Cetak Kader Militan, Kritis, dan Siap Menjadi Agen Perubahan
Dua Kali Disomasi Diabaikan, Sengketa Tanah Berujung Laporan Polisi, Lima Warga Sapeken Dilaporkan ke Polresta Sumenep
Pengawasan Internal Diperkuat, Pemkab Sumenep Dorong Tata Kelola Pemerintahan Lebih Akuntabel
Pejabat Administrator Baru Didorong Hadirkan Inovasi untuk Tingkatkan Kinerja Organisasi
Peringati Hari Koperasi ke-79, Pemkab Sumenep Beri Penghargaan bagi Koperasi Berprestasi
JAKDI Kepung Kejati Jatim, Desak Usut Tuntas Dugaan Korupsi hingga Beri Tenggat 14 Hari
Dari Konferensi Pers Batal hingga Peliputan Dibatasi, Ada Pola dalam Agenda Kapolda di Sumenep?

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 21:03 WIB

Dugaan Perselingkuhan Berujung Penganiayaan, IRT di Sumenep Laporkan Tiga Orang ke Polresta

Minggu, 19 Juli 2026 - 18:41 WIB

PMII UPI Sumenep Gelar Sekolah Gerakan, Cetak Kader Militan, Kritis, dan Siap Menjadi Agen Perubahan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:26 WIB

Dua Kali Disomasi Diabaikan, Sengketa Tanah Berujung Laporan Polisi, Lima Warga Sapeken Dilaporkan ke Polresta Sumenep

Sabtu, 18 Juli 2026 - 11:57 WIB

Pengawasan Internal Diperkuat, Pemkab Sumenep Dorong Tata Kelola Pemerintahan Lebih Akuntabel

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:47 WIB

Peringati Hari Koperasi ke-79, Pemkab Sumenep Beri Penghargaan bagi Koperasi Berprestasi

Berita Terbaru

Opini

Polresta Sumenep: Pangkat Naik, Pintu Informasi Turun

Sabtu, 18 Jul 2026 - 12:16 WIB