SUMENEP, (TrendiKabar.com) – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Mimbar Peradaban Indonesia (Mabar) Sumenep, Dafa Irwanto Saputra, mendesak Kepolisian Resor (Polres) Sumenep untuk segera memberikan klarifikasi resmi dan edukasi kepada publik terkait beredarnya video hoaks soal razia kendaraan.
Video yang beredar luas di media sosial, terutama TikTok, menyebutkan akan ada razia besar-besaran oleh pihak kepolisian di wilayah Sumenep. Narasi tersebut dibuat oleh oknum tak bertanggung jawab dan dinilai menyesatkan serta memicu ketakutan di tengah masyarakat.
“Pasca Operasi Cipta Kondisi yang dilakukan Polres Bangkalan, muncul video dengan narasi seolah-olah razia besar akan berlangsung juga di Sumenep. Padahal informasinya tidak jelas, tidak bisa dipertanggungjawabkan, dan membuat masyarakat cemas,” kata Dafa, Rabu (30/4/2025).
Ia menegaskan, pihak yang membuat dan menyebarkan video tersebut bukan aparat, melainkan oknum warga yang tidak bertanggung jawab. Bahkan, akun-akun media sosial penyebar video hoaks itu sebagian telah teridentifikasi.
“Dalam narasinya disebut akan ada penyitaan kendaraan hingga ke pelosok desa. Ini jelas berlebihan dan menciptakan kepanikan. Saya minta Kapolres Sumenep bertindak tegas terhadap penyebar hoaks ini,” ujarnya.
Dafa juga mendorong agar Polres Sumenep mengeluarkan imbauan atau pernyataan resmi untuk meluruskan informasi dan menenangkan masyarakat.
“Jangan biarkan warga takut keluar rumah hanya karena kabar palsu. Polisi harus hadir memberikan rasa aman, termasuk dengan menjawab isu-isu semacam ini secara terbuka,” tegasnya.
Hingga berita ini ditulis, belum ada tanggapan resmi dari pihak Polres Sumenep terkait beredarnya video tersebut.
Penulis : Mat Halil/Suri Hariady
Editor : (Red)



























