“Kami Tak Mau Kasus Ini Masuk Angin!” — Warga Kepulauan Galang Donasi Kawal BSPS

- Publisher

Minggu, 1 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, (TrendiKabar.com) – Masyarakat Kecamatan Kangayan, Kabupaten Sumenep, yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Peduli Hukum, menggalang donasi hasil alam sebagai bentuk kepedulian terhadap lambannya penanganan dugaan penyimpangan pada program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

Aksi ini mencerminkan keresahan warga atas proses hukum yang dinilai berjalan di tempat. Mereka berharap, upaya tersebut dapat menjadi pengingat bagi aparat penegak hukum agar tetap konsisten menindaklanjuti perkara ini.

“Kami tidak ingin kasus ini masuk angin. Kami berharap ada keseriusan dari aparat penegak hukum, khususnya Kejaksaan,” ujar Surahmano, koordinator aksi, saat ditemui di Kangayan, Sabtu (1/6).

Menurut Surahmano, warga telah cukup lama menunggu kejelasan proses hukum kasus yang menyeret program bantuan rumah tersebut. Ia menyebut, masyarakat merasa geram karena hingga kini belum ada tindakan tegas terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat.

“Informasi dan dugaan keterlibatan sejumlah oknum sudah beredar luas, tapi belum ada kepastian hukum. Ini membuat masyarakat bertanya-tanya,” lanjutnya.

Sebagai bentuk komitmen moral, warga mulai mengumpulkan sumbangan berupa hasil alam. Hingga akhir Mei, donasi yang terkumpul mencakup dua karung beras, satu karung jagung, dan 19 kilogram ikan asin. Hasil dari penjualan donasi tersebut rencananya akan digunakan untuk mendukung aksi langsung ke Kejaksaan Agung di Jakarta.

“Kami siap datang ke Jakarta. Bila perlu, kami akan berkemah di depan Kejagung. Kami ingin suara masyarakat kepulauan juga didengar,” tegas Surahmano.

Tak hanya itu, sebagian dari hasil donasi juga akan diberikan secara simbolis kepada aparat penegak hukum sebagai bentuk dukungan moral. Langkah ini, kata dia, dilakukan agar para penegak hukum tidak goyah menghadapi tekanan dalam menangani perkara tersebut.

Aksi solidaritas ini mendapat respons positif dari warganet. Banyak yang mengapresiasi gerakan tersebut sebagai bentuk perlawanan moral dari wilayah kepulauan yang selama ini merasa terpinggirkan dalam agenda pembangunan dan penegakan hukum.

Gerakan ini diharapkan mampu memberi tekanan publik yang konstruktif, serta menjadi pengingat bahwa masyarakat kecil juga memiliki hak untuk memperoleh keadilan.

“Ini suara rakyat dari pinggiran negeri. Jangan abaikan,” pungkas Surahmano.

 

Editor : (Red)

Berita Terkait

Laporan Dana Desa Sumenep Disorot, Kejari Tunggu Inspektorat, TOPAN Tempuh Pengaduan ke Polresta
Razia Rokok Tanpa Pita Cukai di Terminal Arya Wiraraja, Satpol PP Sumenep Diharapkan Buka Suara
Polresta Sumenep Dalami Dugaan Permintaan Rp100 Juta, Anggota Polsek Gapura Disorot Sipropam
Kapolresta Sumenep Rangkul GMNI, Perkuat Sinergi Mahasiswa dalam Menjaga Kamtibmas
Kapolresta Sumenep Sambangi Ponpes Al-Amien Prenduan, Perkuat Sinergi Ulama dan Polri
HUT ke-75 Humas Polri, Polresta Sumenep Tebar Kepedulian Lewat Aksi Bakti Sosial
Pererat Silaturahmi dan Soliditas Kader, Djoni Tunaidy Konsolidasikan PSI Sumenep di Saronggi
Dari ruang kelas menuju kegelapan DPO, jejak sang pendidik yang luntur

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 03:59 WIB

Laporan Dana Desa Sumenep Disorot, Kejari Tunggu Inspektorat, TOPAN Tempuh Pengaduan ke Polresta

Selasa, 20 Oktober 2026 - 01:46 WIB

Razia Rokok Tanpa Pita Cukai di Terminal Arya Wiraraja, Satpol PP Sumenep Diharapkan Buka Suara

Selasa, 20 Oktober 2026 - 01:19 WIB

Polresta Sumenep Dalami Dugaan Permintaan Rp100 Juta, Anggota Polsek Gapura Disorot Sipropam

Selasa, 20 Oktober 2026 - 01:13 WIB

Kapolresta Sumenep Rangkul GMNI, Perkuat Sinergi Mahasiswa dalam Menjaga Kamtibmas

Selasa, 20 Oktober 2026 - 01:06 WIB

Kapolresta Sumenep Sambangi Ponpes Al-Amien Prenduan, Perkuat Sinergi Ulama dan Polri

Berita Terbaru