SUMENEP, (TrendiKabar.com) — Deretan pohon rindang yang selama ini menjadi peneduh di jalanan kota Sumenep mulai dipangkas. Bukan tanpa alasan, langkah ini diambil Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat untuk mencegah potensi bahaya dari dahan lebat yang rawan patah, sekaligus menjaga keindahan tata ruang kota.
Kepala DLH Sumenep, Arif Susanto, melalui Kepala Bidang Tata Lingkungan, Mohammad Hasinuddin Firdaus, menyebutkan bahwa kegiatan pemangkasan menyasar pohon-pohon besar yang dahannya terlalu menjuntai atau rimbun di sejumlah ruas jalan protokol.
“Pemangkasan ini bentuk antisipasi dini dari kami agar tidak terjadi insiden seperti dahan patah menimpa kendaraan atau pengendara. Selain itu, pohon yang terlalu lebat juga mengganggu pencahayaan jalan dan visibilitas pengguna jalan,” kata Hasinuddin kepada awak media, Kamis (19/6/2025).
Adapun ruas jalan yang menjadi titik fokus antara lain Jalan Diponegoro, Jalan H.P. Kusuma, Jalan Sudirman, dan Jalan Trunojoyo. Semua titik ini dikenal padat lalu lintas dan berada di pusat aktivitas warga.
DLH Sumenep mengerahkan sebanyak 108 personel lapangan, dilengkapi armada pendukung seperti satu unit truk engkel, dua truk besar, satu pikap, empat viar roda tiga, dan tiga truk tangki untuk penyiraman tanaman.
“Kami tidak hanya memangkas. Perawatan taman kota juga rutin kami lakukan, termasuk pembersihan area hijau dan penyiraman lanskap agar tetap asri,” imbuh Hasinuddin.

Masyarakat diminta untuk lebih waspada saat melintasi area pemangkasan. DLH juga membuka kanal pelaporan jika warga menemukan pohon yang dinilai membahayakan di lingkungan sekitar.
“Keselamatan warga adalah prioritas kami, tapi wajah kota juga harus tetap cantik dan hijau. Partisipasi warga sangat kami butuhkan,” pungkas Hasinuddin.
Penulis : Suri Hariady
Editor : (Red)



























