Kades Bungkam, Proyek Rabat Beton di Sumenep Diduga Siluman Tanpa Papan Informasi

- Publisher

Minggu, 29 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, (TrendiKabar.com) – Proyek rabat beton yang berlokasi di Dusun Sempong, Desa Pasongsongan, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep menjadi sorotan publik. Proyek tersebut diduga proyek siluman karena tidak ditemukan papan informasi kegiatan yang seharusnya dipasang sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Berdasarkan informasi dari seorang narasumber yang enggan disebutkan namanya, terdapat dua titik proyek rabat beton yang dikerjakan secara cepat hanya dalam waktu dua hari. Namun, selama proses pelaksanaan tidak tampak adanya papan nama proyek yang mencantumkan jenis kegiatan, nilai anggaran, sumber dana, pelaksana, hingga jangka waktu pekerjaan.

Padahal, sesuai amanah Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) serta Perpres Nomor 54 Tahun 2010 dan Perpres Nomor 70 Tahun 2012, setiap kegiatan pembangunan fisik yang dibiayai oleh negara wajib memasang papan nama proyek. Hal ini merupakan implementasi prinsip transparansi agar masyarakat luas dapat melakukan pengawasan.

Ketiadaan papan proyek ini menimbulkan kecurigaan bahwa kegiatan tersebut tidak dijalankan secara terbuka dan akuntabel. Praktik seperti ini kerap disebut sebagai proyek siluman, karena publik tidak mendapatkan akses informasi dasar mengenai pelaksanaannya.

Saat dikonfirmasi oleh awak media melalui pesan WhatsApp pada 23 Juni 2025, Kepala Desa Pasongsongan, Ahmad Saleh Hariyanto atau yang biasa disapa Iyan, tidak memberikan jawaban hingga berita ini diterbitkan. Sikap bungkam Kepala Desa tersebut justru menambah kuat dugaan adanya kejanggalan dalam kegiatan tersebut.

Dalam konteks penggunaan dana publik, keterbukaan adalah kewajiban. Pemerintah desa selaku ujung tombak pelayanan publik seharusnya menjadi pelopor transparansi, bukan justru membiarkan proyek berjalan tanpa informasi yang jelas.

 

Penulis : Mat Halil/Suri Hariady

Editor : (Red)

Berita Terkait

Laskar Sadewo Pasongsongan Tampilkan Aransemen Terbaik di Festival Musik Tong-Tong Lagu Bupati Sumenep 2026
BIP Tebar Kurban hingga Pelosok, Hadirkan Kebahagiaan dan Semangat Berbagi di Hari Raya Idul Adha
Video Asmawi di Polsek Batang-Batang Jadi Sorotan, Singgung Persoalan Hukum yang Disebut Belum Tuntas
Tangis Haru Warnai Sholat Idul Adha di Masjid Hidayatullah Atfal Nyabakan Barat
Penolakan Yon TP di Silo Menguat, Mahasiswa Soroti Bayang-Bayang Militerisasi dan Ancaman Konflik Agraria
Gelar Damai di Polres Sumenep Tuai Apresiasi, Dua Warga Legung Barat yang Sempat Saling Lapor Akhirnya Berdamai
Pangdam V/Brawijaya Turun Langsung ke Ambunten, Jembatan Perintis Garuda Jadi Harapan Baru Warga Terisolir
Warga Resmi Laporkan Dugaan Penebangan Pohon Tanpa Izin ke Polsek Batang-Batang

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 12:02 WIB

Laskar Sadewo Pasongsongan Tampilkan Aransemen Terbaik di Festival Musik Tong-Tong Lagu Bupati Sumenep 2026

Rabu, 27 Mei 2026 - 19:57 WIB

Video Asmawi di Polsek Batang-Batang Jadi Sorotan, Singgung Persoalan Hukum yang Disebut Belum Tuntas

Rabu, 27 Mei 2026 - 19:48 WIB

Tangis Haru Warnai Sholat Idul Adha di Masjid Hidayatullah Atfal Nyabakan Barat

Rabu, 27 Mei 2026 - 16:26 WIB

Penolakan Yon TP di Silo Menguat, Mahasiswa Soroti Bayang-Bayang Militerisasi dan Ancaman Konflik Agraria

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:37 WIB

Gelar Damai di Polres Sumenep Tuai Apresiasi, Dua Warga Legung Barat yang Sempat Saling Lapor Akhirnya Berdamai

Berita Terbaru

Opini

Pancasila yang Saya Temukan di Pinggir Jalan

Senin, 1 Jun 2026 - 12:11 WIB

Opini

Wakil Bupati atau Pajangan Serambi?

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:50 WIB

Opini

Wakil Bupati atau Pajangan Serambi?

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:41 WIB