“Sadar Sebelum Jadi Korban: Satlantas Sumenep Sasar Wajib Pajak Samsat dengan Edukasi Laka Lantas”

- Publisher

Sabtu, 19 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, (TrendiKabar.com) – Setiap hari, ribuan pengendara motor dan mobil di Sumenep melintas jalan tanpa sadar bahwa satu kelalaian kecil bisa berakhir di rumah sakit… atau kuburan. Menyikapi tingginya potensi kecelakaan, Satlantas Polres Sumenep bersama PT Jasa Raharja turun langsung ke Kantor Bersama (KB) Samsat Sumenep, Sabtu (19/7/2025), menyasar para wajib pajak untuk diberi “wake-up call” soal bahaya di jalan raya.

Kampanye ini merupakan bagian dari Operasi Patuh Semeru 2025 yang digelar serentak di seluruh Jawa Timur. Alih-alih sekadar imbauan lewat spanduk, edukasi dilakukan langsung kepada masyarakat yang setiap hari menjadi pengguna jalan aktif.

Para pengendara diberikan pemahaman soal pentingnya disiplin berkendara: dari helm SNI, sabuk pengaman, hingga larangan bermain ponsel saat mengemudi hal sepele yang kerap jadi penyebab maut.

Baca Juga: Satlantas Polres Sumenep Sambangi SMPIT Al-Hidayah, Tanamkan Tertib Lalu Lintas Sejak Dini

Kasat Lantas Polres Sumenep, AKP Ninit Titis Dewiyani, SE, menegaskan bahwa kampanye ini dirancang agar pesan keselamatan bisa benar-benar masuk ke hati masyarakat.

“Kecelakaan itu tidak pilih-pilih korban. Bisa menimpa siapa saja, kapan saja. Karena itu, kuncinya ada pada kepatuhan. Samsat adalah titik strategis karena pengunjungnya rata-rata pengguna kendaraan aktif,” tegasnya.

AKP Ninit menambahkan, tujuan utama Operasi Patuh Semeru 2025 bukan semata penindakan, melainkan membentuk budaya tertib berlalu lintas. “Kita ingin ini jadi gerakan bersama, bukan sekadar formalitas. Budaya disiplin di jalan harus tumbuh dari kesadaran, bukan takut ditilang,” katanya.

Pihaknya mengapresiasi dukungan PT Jasa Raharja dan KB Samsat Sumenep yang memfasilitasi edukasi ini di tengah pelayanan publik. “Di titik-titik seperti ini, pesan keselamatan lebih mudah tersampaikan dan diingat,” ujarnya.

Satlantas Polres Sumenep berharap, gerakan ini tak berhenti jadi ajakan di poster atau pengeras suara, tetapi benar-benar mengubah kebiasaan para pengendara. Karena di jalan raya, satu keputusan bisa menentukan hidup atau mati.

Editor : (Red)

Berita Terkait

Sat Set Sot Nomor Urut 02 Kembali Guncang Festival Musik Tong Tong Semadura 2026
HIMPASS Bongkar Persoalan Sapeken di Hadapan Kapolresta Sumenep, Narkoba hingga Terumbu Karang Jadi Sorotan
Ribuan Warga Larut dalam Gema Sholawat Nariyah Ittisholana di Lapangan Kecamatan Batang-Batang, Sumenep
Ketua DPRD dan BK Dinilai Menghindar, PPI Perpanjang Aksi hingga Ada Kepastian
Jam Kerja Masih Berlangsung, Sejumlah Orang Berseragam Dinas Terlihat Ngopi di Warkop El-Malik
Nelayan Siap Biayai Pengerukan, Izin Alur Pasongsongan Masih Terkendala
Bukan Sekadar Bakti Sosial, Lanal Batuporon Bekali Nelayan Sapudi dengan Wawasan Keamanan Laut
Geger! Warga Temukan Mayat Terbakar di Tegalan Batang-Batang Sumenep

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 19:36 WIB

Sat Set Sot Nomor Urut 02 Kembali Guncang Festival Musik Tong Tong Semadura 2026

Jumat, 4 September 2026 - 21:53 WIB

HIMPASS Bongkar Persoalan Sapeken di Hadapan Kapolresta Sumenep, Narkoba hingga Terumbu Karang Jadi Sorotan

Jumat, 4 September 2026 - 21:43 WIB

Ribuan Warga Larut dalam Gema Sholawat Nariyah Ittisholana di Lapangan Kecamatan Batang-Batang, Sumenep

Jumat, 4 September 2026 - 19:24 WIB

Ketua DPRD dan BK Dinilai Menghindar, PPI Perpanjang Aksi hingga Ada Kepastian

Rabu, 2 September 2026 - 16:36 WIB

Jam Kerja Masih Berlangsung, Sejumlah Orang Berseragam Dinas Terlihat Ngopi di Warkop El-Malik

Berita Terbaru