Rayap Untung, Rakyat Buntung: Sulaisi Minta Kasus BSPS Dikawal Hingga Tuntas

- Publisher

Rabu, 30 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Sulaisi Abdurrazaq (kedua dari kanan) menjadi pembicara utama dalam diskusi publik bertema “Rayap Untung, Rakyat Buntung” yang digelar TrendiKabar.com di Sumenep, Selasa (29/7/2025).

Foto: Sulaisi Abdurrazaq (kedua dari kanan) menjadi pembicara utama dalam diskusi publik bertema “Rayap Untung, Rakyat Buntung” yang digelar TrendiKabar.com di Sumenep, Selasa (29/7/2025).

SUMENEP, (TrendiKabar.com) – “Rayap Untung, Rakyat Buntung.” Tema itulah yang diangkat dalam diskusi publik kasus dugaan korupsi Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) 2024 yang digelar TrendiKabar.com di kantor redaksi, Pajagalan, Kota Sumenep, Selasa (29/7/2025).

Acara ini menghadirkan Ketua DPW Asosiasi Pengacara Syariah Indonesia (APSI) Jawa Timur, Sulaisi Abdurrazaq, S.H., M.H., sebagai pembicara utama. Ia mengajak masyarakat Sumenep mulai dari aktivis hingga jurnalis untuk tidak lelah mengawal proses hukum kasus BSPS yang kini ditangani Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur.

Sulaisi menegaskan, meski kasus ini telah naik ke tahap penyidikan sejak awal Juli 2025, belum adanya penetapan tersangka bukan alasan bagi publik untuk lengah.

“Kalau sampai sekarang belum ada tersangka, itu wajar. Kasus ini tergolong besar. Jangan lelah, terus kawal. Prosesnya memang panjang,” tegasnya.

Direktur Lembaga Konsultasi Bantuan Hukum (LKBH) UIN Madura itu juga mengingatkan, keberhasilan penanganan kasus ini akan menentukan kepercayaan publik terhadap penegakan hukum di Sumenep.

“Kalau kasus ini tidak terbukti atau penanganannya tidak sesuai harapan, saya yakin semangat publik untuk mengawal kasus korupsi lain akan pudar. Bisa muncul kesimpulan bahwa penjahat terlalu kuat untuk dilawan,” ujarnya.

Sulaisi juga mendorong agar publik tidak segan menagih perkembangan kasus kepada aparat. “Kalau perlu audiensi lagi, aksi lagi, lalu audiensi lagi. Yang penting kita jaga atensi,” tambahnya.

Sebagai informasi, dugaan korupsi BSPS 2024 di Kabupaten Sumenep telah memasuki tahap penyidikan sejak awal Juli 2025. Kejati Jatim juga sudah melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi di Sumenep dan Surabaya, namun hingga kini belum ada penetapan tersangka.

Penulis : Mat Halil/Suri Hariady

Editor : (Red)

Berita Terkait

Malam Penuh Berkah, Pengajian Dzikro Maulidurrasul dan Haul Masyaikh Digelar Khidmat di Masjid Jamik Baiturrahman
Taman Potre Koneng Makin Bergeliat di Malam Hari, Pengunjung Ramai DLH Siapkan Penerangan Tambahan
Berseragam Dinas, Pasi Intel Kodim Sumenep Diduga Abaikan Helm dan Lampu Merah, Bagaimana Pengawasan Disiplin?
Mahasiswa Desak DPRD Sumenep Siapkan Regulasi Pencegahan dan Penanganan LGBT
Bukan Sekadar Ngopi, Polsek Bluto dan Wartawan Bicara Kamtibmas hingga Maraknya Pencurian
BESOK DPRD SUMENEP DIDATANGI SPEAR OF JUSTICE, ISU LGBTQ DALAM PERPRES 111/2025 JADI SOROTAN
Masuk Lewat Jendela Dini Hari, Dua Orang Diamankan Warga Berujung Damai di Polsek Talango
Polresta Sumenep Periksa Dua Saksi, Dalami Pemicu Dugaan Penganiayaan yang Diduga Berkaitan dengan Perselingkuhan

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 00:52 WIB

Malam Penuh Berkah, Pengajian Dzikro Maulidurrasul dan Haul Masyaikh Digelar Khidmat di Masjid Jamik Baiturrahman

Minggu, 16 Agustus 2026 - 00:46 WIB

Taman Potre Koneng Makin Bergeliat di Malam Hari, Pengunjung Ramai DLH Siapkan Penerangan Tambahan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:19 WIB

Berseragam Dinas, Pasi Intel Kodim Sumenep Diduga Abaikan Helm dan Lampu Merah, Bagaimana Pengawasan Disiplin?

Jumat, 14 Agustus 2026 - 15:27 WIB

Mahasiswa Desak DPRD Sumenep Siapkan Regulasi Pencegahan dan Penanganan LGBT

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:27 WIB

BESOK DPRD SUMENEP DIDATANGI SPEAR OF JUSTICE, ISU LGBTQ DALAM PERPRES 111/2025 JADI SOROTAN

Berita Terbaru