Kadis Disbudporapar Sumenep: Faktor Keamanan Jadi Alasan Kerapan Sapi Piala Presiden 2025 Dialihkan ke Bangkalan

- Publisher

Jumat, 22 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kepala Disbudporapar Sumenep, Mohammad Iksan, S.Pd., MT

Foto: Kepala Disbudporapar Sumenep, Mohammad Iksan, S.Pd., MT

SUMENEP, (TrendiKabar.com) – Rencana pelaksanaan Kerapan Sapi Piala Presiden 2025 di Kabupaten Sumenep dipastikan batal. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melalui Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) menegaskan, alasan utamanya adalah faktor keselamatan penonton.

Hal itu disampaikan Kepala Disbudporapar Sumenep, Mohammad Iksan, S.Pd., MT, berdasarkan upaya konfirmasi yang dilakukan melalui pesan WhatsApp pada Rabu (21/8/2025).

Iksan menjelaskan, stadion kerapan sapi di Sumenep baru saja selesai direhabilitasi, mulai dari pagar hingga tribun. Namun, usia konstruksi tersebut masih tergolong baru sehingga belum layak menampung jumlah penonton yang diperkirakan membeludak.

“Kontruksi baru ini membutuhkan waktu 120 hari untuk benar-benar normal. Kalau dipakai sekarang, jelas belum memenuhi standar keamanan. Apalagi pengalaman sebelumnya pada 22 Juni 2025 lalu, penonton yang hadir sangat banyak sehingga hal itu yang kami antisipasi,” terang Iksan.

Foto: Kondisi arena kerapan sapi di Kabupaten Sumenep yang masih dalam tahap rehabilitasi.

Ia menambahkan, meski sarana dan prasarana sudah diperbaiki, penyelesaian rehabilitasi diperkirakan baru rampung pada akhir September 2025. Karena itu, Pemkab Sumenep bersama pihak terkait mengambil keputusan untuk tidak menjadi tuan rumah.

“Sumenep memang dikenal dengan julukan Kota Keris atau The Soul of Madura. Untuk kerapan sapi, kita masih tahap merintis agar bisa menjadi penyelenggara berskala besar. Namun, untuk tahun ini, demi keamanan bersama, lokasi pelaksanaan dialihkan ke Kabupaten Bangkalan,” jelasnya.

Keputusan tersebut, lanjut Iksan, juga merupakan rekomendasi dari penyelenggara utama, yakni Sakera, yang dipercaya Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Bakorwil Madura.

Penulis : Mat Halil/Suri Hariady

Editor : (Red)

Berita Terkait

Sat Set Sot Nomor Urut 02 Kembali Guncang Festival Musik Tong Tong Semadura 2026
HIMPASS Bongkar Persoalan Sapeken di Hadapan Kapolresta Sumenep, Narkoba hingga Terumbu Karang Jadi Sorotan
Ribuan Warga Larut dalam Gema Sholawat Nariyah Ittisholana di Lapangan Kecamatan Batang-Batang, Sumenep
Ketua DPRD dan BK Dinilai Menghindar, PPI Perpanjang Aksi hingga Ada Kepastian
Jam Kerja Masih Berlangsung, Sejumlah Orang Berseragam Dinas Terlihat Ngopi di Warkop El-Malik
Nelayan Siap Biayai Pengerukan, Izin Alur Pasongsongan Masih Terkendala
Bukan Sekadar Bakti Sosial, Lanal Batuporon Bekali Nelayan Sapudi dengan Wawasan Keamanan Laut
Geger! Warga Temukan Mayat Terbakar di Tegalan Batang-Batang Sumenep

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 19:36 WIB

Sat Set Sot Nomor Urut 02 Kembali Guncang Festival Musik Tong Tong Semadura 2026

Jumat, 4 September 2026 - 21:53 WIB

HIMPASS Bongkar Persoalan Sapeken di Hadapan Kapolresta Sumenep, Narkoba hingga Terumbu Karang Jadi Sorotan

Jumat, 4 September 2026 - 21:43 WIB

Ribuan Warga Larut dalam Gema Sholawat Nariyah Ittisholana di Lapangan Kecamatan Batang-Batang, Sumenep

Jumat, 4 September 2026 - 19:24 WIB

Ketua DPRD dan BK Dinilai Menghindar, PPI Perpanjang Aksi hingga Ada Kepastian

Rabu, 2 September 2026 - 16:36 WIB

Jam Kerja Masih Berlangsung, Sejumlah Orang Berseragam Dinas Terlihat Ngopi di Warkop El-Malik

Berita Terbaru