Ketua LSM Karya Anak Bangsa Laporkan Dugaan Penyelewengan BSPS 2024 Resmi Datangi Kantor Sekretariat Wakil Presiden RI

- Publisher

Senin, 1 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ketua LSM Karya Anak Bangsa, Ahmad Rizali, saat berada di Kantor Sekretariat Wakil Presiden RI, Jakarta Pusat, Senin (1/9/2025).

Foto: Ketua LSM Karya Anak Bangsa, Ahmad Rizali, saat berada di Kantor Sekretariat Wakil Presiden RI, Jakarta Pusat, Senin (1/9/2025).

JAKARTA, (TrendiKabar.com) – Ketua LSM Karya Anak Bangsa, Ahmad Rizali, resmi mendatangi Kantor Sekretariat Wakil Presiden RI di Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, untuk menyampaikan laporan dugaan penyelewengan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) 2024 melalui kanal “Lapor Mas Wapres!”.

Dalam laporannya, Rizali menyoroti adanya indikasi korupsi dan penyimpangan teknis dalam pelaksanaan BSPS 2024. Ia menilai penanganan hukum kasus ini oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Timur berjalan lamban dan tidak transparan, meski bukti dan kesaksian penerima bantuan sudah banyak terungkap.

“Proses hukum kasus BSPS 2024 di Kejati Jatim terkesan jalan di tempat. Padahal Koordinator Kabupaten (Korkab) BSPS 2024 yang menjadi kunci utama sudah diperiksa, tetapi belum ada penetapan tersangka,” tegas Rizali.

Ia menambahkan, langkah melapor ke Wakil Presiden merupakan bentuk desakan agar pemerintah pusat memberi perhatian serius.

“Alhamdulillah, saya diterima baik oleh pihak Sekretariat Wakil Presiden RI. Kami berharap laporan ini ditindaklanjuti, terutama dengan mendorong Kejati Jatim agar transparan dan segera menetapkan tersangka,” ujarnya, Senin (1/9/2025).

Kasus BSPS 2024 sejak awal memang menuai sorotan publik. Program yang mestinya membantu masyarakat berpenghasilan rendah membangun rumah layak huni justru diduga menjadi ajang penyalahgunaan dana di sejumlah daerah, termasuk Kabupaten Sumenep. Namun hingga kini, proses hukum yang diharapkan masyarakat belum menunjukkan perkembangan signifikan.

Editor : (Red)

Berita Terkait

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Masih Misterius
Berbulan-bulan Disorot, Didemo PPD, Polresta Sumenep Tetapkan Asmawi Tersangka Kasus Siwalan
Terima Video TikTok Warga, Tim Turjawali 12.0 Trunojoyo Tindak Dua Mobil Diduga Balap Liar
LHA Sempat Dikembalikan, Hampir 9 Bulan Kasus DD Poja-Kedatim di Kejari Sumenep Belum Jelas, Penanganan Dipertanyakan
Kasus Sabu Talango Jangan Berhenti di Pengguna, Asal Barang dan Pemasok Jadi Pertanyaan
Sorotan Fasilitas Mewah di Cibinong, Karutan Sumenep Tegaskan Tak Ada Perlakuan Khusus
KPK Bongkar Dugaan Setoran di BPN Jatim, Uang hingga Emas Disita, Aliran dari Kantah Mulai Ditelusuri
Tak Sekadar Duduk di Balik Meja, Kadis DLH Sumenep Turun Langsung Pantau Kenyamanan Taman Bunga

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 01:42 WIB

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Masih Misterius

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 23:27 WIB

Berbulan-bulan Disorot, Didemo PPD, Polresta Sumenep Tetapkan Asmawi Tersangka Kasus Siwalan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Terima Video TikTok Warga, Tim Turjawali 12.0 Trunojoyo Tindak Dua Mobil Diduga Balap Liar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:29 WIB

LHA Sempat Dikembalikan, Hampir 9 Bulan Kasus DD Poja-Kedatim di Kejari Sumenep Belum Jelas, Penanganan Dipertanyakan

Rabu, 30 September 2026 - 01:55 WIB

Kasus Sabu Talango Jangan Berhenti di Pengguna, Asal Barang dan Pemasok Jadi Pertanyaan

Berita Terbaru

Pendidikan

IMI Soroti Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Kampus

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:07 WIB

Hukum & Kriminal

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Masih Misterius

Senin, 5 Okt 2026 - 01:42 WIB