Santri Nurul Jadid & Pemdes Kalowang Gelar Pengajian Akbar Maulid Nabi di Sapudi

- Publisher

Selasa, 9 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Jamaah memadati Lapangan Glora Mama Muda dalam pengajian akbar Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar FKS Sapudi bersama Pemdes Kalowang, Senin (8/9/2025) malam.

Foto: Jamaah memadati Lapangan Glora Mama Muda dalam pengajian akbar Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar FKS Sapudi bersama Pemdes Kalowang, Senin (8/9/2025) malam.

SUMENEP, (TrendiKabar.com) – Forum Komunikasi Santri (FKS) Sapudi Pondok Pesantren Nurul Jadid, Paiton, Probolinggo, bekerjasama dengan Pemerintah Desa Kalowang, Kecamatan Gayam, menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Lapangan Glora Mama Muda, Senin (8/9/2025) malam.

Hadir sebagai penceramah dalam acara tersebut KH. Muhammad Al-Faiz, Lc., M.Ag., yang menyampaikan tausiah di hadapan ratusan jamaah.

Ketua Pengurus Pembantu Pondok Pesantren Nurul Jadid (P4NJ) Sapudi, Homaidi, menjelaskan bahwa pengajian akbar ini digelar untuk mengajarkan para santri membangun pola komunikasi yang baik dengan masyarakat. Biasanya kegiatan serupa digelar di bulan Ramadhan, namun tahun ini dialihkan pada bulan Maulid.

“Dengan begitu, liburan santri di rumah bisa dimanfaatkan untuk kegiatan keagamaan dan sosial kemasyarakatan,” ujar Homa.

Ia juga menekankan agar para aktivis FKS Sapudi tetap berjuang di masyarakat tanpa menonjolkan diri. “Pesan yang harus diingat, jangan mengedepankan diri. Kalau sudah kepepet dan tidak ada lagi yang bisa, baru kita maju,” tambahnya.

Homa mengapresiasi dukungan Pemerintah Desa Kalowang yang telah memfasilitasi kegiatan tersebut. “Kami sangat bangga bisa bekerjasama dengan Pemdes Kalowang, sehingga acara ini berjalan lancar,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Kalowang, Rahmatul Maula, atau yang akrab disapa Kades Mama Muda, menyampaikan apresiasi kepada santri Nurul Jadid. Menurutnya, Pemdes Kalowang selalu terbuka untuk menjalin kerjasama dengan santri dalam kegiatan kemasyarakatan.

“Kami tidak membeda-bedakan santri manapun, yang penting kegiatan ini membawa manfaat bagi masyarakat Desa Kalowang,” tegasnya.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut sejalan dengan visi-misi Pemdes Kalowang yang menyeimbangkan pembangunan fisik dan mental. “Pembangunan fisik berupa infrastruktur, sementara pembangunan mental bisa melalui kegiatan sosial dan keagamaan seperti ini,” pungkasnya.

 

Penulis : Mat Halil/Suri Hariady

Editor : (Red)

Berita Terkait

PMII Sumenep Desak Revisi Perda Tembakau, Soroti Lemahnya Perlindungan Petani
Audiensi Memanas PPD Soroti Dugaan Penebangan Sepihak oleh PLN Izin Tak Ditunjukkan Jawaban Berbelit
Janji Rilis Kokain 27,83 Kg “Menguap”, Jurnalis Sumenep Menunggu Tanpa Kepastian
Respons Cepat Pertamina dan Agen, Pasokan LPG di Sumenep Kembali Normal Pasca Ramadan
Menunggu Viral Baru Bergerak, Tiang Lampu Hantu Poja Akhirnya Menyala, Proses Hukum Tetap Berjalan
15 Tahun Jalan Raya Dungkek Rusak, Warga Terpaksa Swadaya: Akses Wisata Gili Iyang Ikut Terancam
Tiang Lampu “Hantu” Poja: Anggaran Rp 71 Juta Baru Dipasang Setelah Laporan Topan ke Kejaksaan
Anggota Dewan Fraksi PAN Angkat Bicara, PLN ULP Sumenep Disorot dalam Dugaan Penebangan Siwalan Tanpa Izin

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 10:38 WIB

PMII Sumenep Desak Revisi Perda Tembakau, Soroti Lemahnya Perlindungan Petani

Selasa, 14 April 2026 - 18:43 WIB

Audiensi Memanas PPD Soroti Dugaan Penebangan Sepihak oleh PLN Izin Tak Ditunjukkan Jawaban Berbelit

Selasa, 14 April 2026 - 15:32 WIB

Janji Rilis Kokain 27,83 Kg “Menguap”, Jurnalis Sumenep Menunggu Tanpa Kepastian

Sabtu, 11 April 2026 - 22:31 WIB

Menunggu Viral Baru Bergerak, Tiang Lampu Hantu Poja Akhirnya Menyala, Proses Hukum Tetap Berjalan

Sabtu, 11 April 2026 - 18:00 WIB

15 Tahun Jalan Raya Dungkek Rusak, Warga Terpaksa Swadaya: Akses Wisata Gili Iyang Ikut Terancam

Berita Terbaru