LSM Soroti Kasus Kredit Mandiri Taspen Sumenep: Nasabah Terima Rp38 Juta dari Pinjaman Rp270 Juta

- Publisher

Sabtu, 8 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Suasana pelayanan di Kantor Bank Mandiri Taspen Cabang Sumenep.
(Foto: Dok. TrendiKabar.com)

Foto: Suasana pelayanan di Kantor Bank Mandiri Taspen Cabang Sumenep. (Foto: Dok. TrendiKabar.com)

SUMENEP, (TrendiKabar.com) – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Karya Anak Bangsa menyoroti dugaan ketidaktransparanan dalam proses penyaluran kredit di Bank Mandiri Taspen Cabang Sumenep. Dugaan itu mencuat setelah seorang pegawai kebun sekolah, Juhari, yang bekerja di SDN II Legung Barat, Kecamatan Batang-Batang, mengaku hanya menerima Rp38 juta dari total pinjaman Rp270 juta yang diajukan.

Hingga kini, belum ada kejelasan dari pihak bank terkait selisih dana tersebut. Juhari mengaku telah berulang kali mendatangi kantor Bank Mandiri Taspen untuk meminta penjelasan, namun belum mendapat jawaban yang memuaskan.

“Kami sudah beberapa kali ke bank untuk minta penjelasan. Tapi yang kami dapat hanya disuruh sabar menunggu keputusan dari pusat,” tutur Juhari, Kamis (6/11/2025).

Menurut Juhari, pihak bank sempat menawarkan dua opsi penyelesaian, yakni penurunan suku bunga atau pembatalan kredit dengan pengembalian dana. Namun, ketika dirinya memilih pembatalan, bank justru meminta tambahan pembayaran bunga dengan alasan kebijakan tersebut berasal dari kantor pusat.

“Kami sudah setuju untuk pembatalan, tapi kenapa malah diminta bayar bunga lagi,” keluhnya.

Kasus ini mendapat perhatian serius dari Ketua LSM Karya Anak Bangsa, Ahmad Rijali, yang menilai mekanisme pencairan dana kredit itu tidak lazim.

“Dari pinjaman Rp270 juta, yang diterima hanya Rp38 juta. Sisanya disebut diblokir untuk angsuran. Pertanyaannya, apakah ada dasar hukumnya? Jangan sampai masyarakat kecil jadi korban ketidakterbukaan pihak bank,” tegas Ahmad Rijali yang akrab disapa Bang Jali.

Sementara itu, perwakilan Bank Mandiri Taspen Sumenep, Imam, saat dikonfirmasi menyatakan bahwa pihaknya telah menyampaikan opsi penyelesaian kepada nasabah.

“Kesepakatan pembatalan sudah kami sampaikan. Jika pihak nasabah keberatan terkait bunga, pengajuannya akan kami teruskan ke kantor pusat,” ujarnya singkat.

Bang Jali menegaskan, pihaknya akan terus mengawal kasus tersebut hingga ada kepastian hukum. Jika tidak ada penyelesaian yang jelas, pihaknya siap membawa persoalan ini ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Kami ingin penyelesaian yang adil. Bila tidak ada kejelasan, kami siap melapor ke OJK agar tidak ada lagi masyarakat kecil yang dirugikan,” pungkasnya.

 

 

 

Penulis : Mat Halil/Suri Hariady

Editor : (Red)

Berita Terkait

Tim Elang 12.0 Satlantas Polres Sumenep Kawal Parade Musik Tong-Tong, Wujudkan Hiburan Rakyat yang Aman dan Tertib
Digitalisasi Desa Beluk Kenek: Membangun Kesejahteraan dari Akar Rumput melalui Transformasi Sosial
Kades Parsanga Ungkap Polemik Lahan Yon TP Sumenep, Perhutani Klaim Kawasan Hutan Sejak 1988, Warga Kantongi Sertifikat Terbitan 1996 dan 1998
Madura Seru 3 Siap Menggema di Sumenep, Hiburan Spektakuler yang Dorong UMKM Naik Kelas
Soroti Ketidakhadiran Nia Kurnia Fauzi, PPI Beri Ultimatum 3×24 Jam kepada BK DPRD Sumenep
Laskar Sadewo Pasongsongan Tampilkan Aransemen Terbaik di Festival Musik Tong-Tong Lagu Bupati Sumenep 2026
BIP Tebar Kurban hingga Pelosok, Hadirkan Kebahagiaan dan Semangat Berbagi di Hari Raya Idul Adha
Video Asmawi di Polsek Batang-Batang Jadi Sorotan, Singgung Persoalan Hukum yang Disebut Belum Tuntas

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:48 WIB

Tim Elang 12.0 Satlantas Polres Sumenep Kawal Parade Musik Tong-Tong, Wujudkan Hiburan Rakyat yang Aman dan Tertib

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:46 WIB

Digitalisasi Desa Beluk Kenek: Membangun Kesejahteraan dari Akar Rumput melalui Transformasi Sosial

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:12 WIB

Kades Parsanga Ungkap Polemik Lahan Yon TP Sumenep, Perhutani Klaim Kawasan Hutan Sejak 1988, Warga Kantongi Sertifikat Terbitan 1996 dan 1998

Jumat, 5 Juni 2026 - 07:08 WIB

Madura Seru 3 Siap Menggema di Sumenep, Hiburan Spektakuler yang Dorong UMKM Naik Kelas

Senin, 1 Juni 2026 - 12:02 WIB

Laskar Sadewo Pasongsongan Tampilkan Aransemen Terbaik di Festival Musik Tong-Tong Lagu Bupati Sumenep 2026

Berita Terbaru