Hari Pertama Usai Dilantik, Ketua HNSI Pasongsongan Langsung Sambangi Poskamladu

- Publisher

Sabtu, 13 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Silaturahmi Ketua HNSI Pasongsongan dengan TNI AL di Poskamladu Pasongsongan.

Foto: Silaturahmi Ketua HNSI Pasongsongan dengan TNI AL di Poskamladu Pasongsongan.

SUMENEP, (TrendiKabar.com) — Pada hari pertama setelah dilantik, Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kecamatan Pasongsongan, Ahmad Rijali, langsung menyambangi Pos Keamanan Laut Terpadu (Poskamladu) Pasongsongan, Sabtu (13/12/2025). Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya awal membangun komunikasi dan sinergi untuk kepentingan nelayan di wilayah pesisir Pasongsongan.

Dalam kunjungan tersebut, Ahmad Rijali diterima oleh Sudahri, personel TNI Angkatan Laut yang bertugas sebagai Bawah Kendali Operasi (BKO) di Poskamladu Pasongsongan.

Sudahri menyampaikan bahwa HNSI merupakan wadah penting bagi nelayan dan diharapkan mampu memahami berbagai persoalan yang dihadapi nelayan di lapangan. Ia menegaskan kesiapan TNI AL untuk berkolaborasi dengan HNSI, terutama dalam aspek keselamatan nelayan saat melaut.

Menurutnya, risiko pekerjaan di laut tergolong tinggi sehingga nelayan perlu dibekali pengetahuan dasar keselamatan, termasuk kemampuan berenang dan menyelam sebagai langkah antisipasi ketika terjadi keadaan darurat.

“Kami siap berbagi pengetahuan terkait keselamatan di laut, karena risiko kerja nelayan sangat tinggi dan berbeda dengan pekerjaan di darat,” ujarnya.

Sementara itu, Ahmad Rijali mengapresiasi perhatian dan dukungan yang diberikan TNI AL. Ia menilai sinergi lintas sektor merupakan langkah penting untuk meningkatkan keselamatan serta kesejahteraan nelayan Pasongsongan.

“Kami berharap ke depan terbangun kerja sama yang berkelanjutan demi kepentingan nelayan Pasongsongan,” kata Ahmad Rijali.

Dalam pertemuan tersebut juga dibahas pentingnya kepesertaan nelayan dalam BPJS Ketenagakerjaan sebagai bentuk perlindungan sosial, mengingat tingginya risiko kerja di sektor kelautan dan perikanan.

Sudahri menegaskan kesiapannya untuk membantu masyarakat dan HNSI Pasongsongan kapan pun dibutuhkan selama berkaitan dengan kepentingan nelayan dan keselamatan di laut.

Penulis : Mat Halil/Suri Hariady

Editor : (Red)

Berita Terkait

PMII Sumenep Desak Revisi Perda Tembakau, Soroti Lemahnya Perlindungan Petani
Audiensi Memanas PPD Soroti Dugaan Penebangan Sepihak oleh PLN Izin Tak Ditunjukkan Jawaban Berbelit
Janji Rilis Kokain 27,83 Kg “Menguap”, Jurnalis Sumenep Menunggu Tanpa Kepastian
Respons Cepat Pertamina dan Agen, Pasokan LPG di Sumenep Kembali Normal Pasca Ramadan
Menunggu Viral Baru Bergerak, Tiang Lampu Hantu Poja Akhirnya Menyala, Proses Hukum Tetap Berjalan
15 Tahun Jalan Raya Dungkek Rusak, Warga Terpaksa Swadaya: Akses Wisata Gili Iyang Ikut Terancam
Tiang Lampu “Hantu” Poja: Anggaran Rp 71 Juta Baru Dipasang Setelah Laporan Topan ke Kejaksaan
Di Saat Dunia Terbiasa Membiarkan, Ia Memilih Meneladani Rasulullah: Ali Zaenal Abidin dan 2.000 Hati yang Tak Lagi Sendiri

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 10:38 WIB

PMII Sumenep Desak Revisi Perda Tembakau, Soroti Lemahnya Perlindungan Petani

Selasa, 14 April 2026 - 18:43 WIB

Audiensi Memanas PPD Soroti Dugaan Penebangan Sepihak oleh PLN Izin Tak Ditunjukkan Jawaban Berbelit

Selasa, 14 April 2026 - 15:32 WIB

Janji Rilis Kokain 27,83 Kg “Menguap”, Jurnalis Sumenep Menunggu Tanpa Kepastian

Sabtu, 11 April 2026 - 22:31 WIB

Menunggu Viral Baru Bergerak, Tiang Lampu Hantu Poja Akhirnya Menyala, Proses Hukum Tetap Berjalan

Sabtu, 11 April 2026 - 18:00 WIB

15 Tahun Jalan Raya Dungkek Rusak, Warga Terpaksa Swadaya: Akses Wisata Gili Iyang Ikut Terancam

Berita Terbaru