Semarak Pawai KPU Sumenep, Galang Partisipasi Pilkada Jatim 2024

- Publisher

Jumat, 25 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perwakilan 50 orang dari PPK perwakilan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang ada di 27 kecamatan di Sumenep dan hadir juga Musik Tong - Tong Gong Mania (Belakang).

Perwakilan 50 orang dari PPK perwakilan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang ada di 27 kecamatan di Sumenep dan hadir juga Musik Tong - Tong Gong Mania (Belakang).

SUMENEP, (TrendiKabar.com) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumenep baru saja mengadakan kirab maskot Pilkada, yaitu maskot “Si Busok,” didampingi oleh maskot Pemilihan Gubernur Jawa Timur (Pilgub Jatim), “Si Jalih.” Acara ini dilaksanakan sebagai penanda berakhirnya seluruh rangkaian pawai maskot di 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur pada hari Rabu kemarin (23/10/2024).

Kirab maskot ini bukan sekadar seremonial, tetapi juga bagian dari upaya sosialisasi KPU untuk meningkatkan partisipasi masyarakat Jawa Timur dalam pemilihan kepala daerah yang akan diadakan pada tanggal 27 November mendatang. Dalam pesta demokrasi ini, warga akan memilih gubernur, bupati, dan wali kota secara serentak. Melalui kirab ini, KPU berharap bisa membangkitkan antusiasme masyarakat untuk turut serta menggunakan hak pilih mereka.

Komisioner KPU Sumenep Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Pengembangan SDM, dan Partisipasi Masyarakat, Muhlis, menjelaskan bahwa seluruh anggota komisioner KPU Sumenep turut serta dalam kegiatan ini. Selain itu, pihaknya juga mengundang sekitar 50 orang dari perwakilan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang ada di 27 kecamatan di Sumenep.

” Jadi kita berpartisipasi dalam acara kegiatan kirab yang diadakan oleh KPU Jawa Timur, Dan kami mengirim perwakilan 50 orang dari PPK yang ada di 27 Kecamatan di Kabupaten Sumenep, ” Ujar Muhlis

Pada kesempatan kirab ini, para peserta pria mengenakan pakaian tradisional “sakera” yang merupakan pakaian khas pria Madura, sementara peserta perempuan mengenakan busana “marlena,” pakaian adat khas perempuan Madura. Acara kirab tersebut juga dimeriahkan oleh penampilan Musik Tong Tong Gong Mania, yang menambah semarak suasana pawai dengan musik tradisional Madura.

Rangkaian kirab ini dimulai dengan seremonial pelepasan mobil hias yang dipimpin oleh Ketua KPU Jawa Timur, Aang Kunaifi, pada pukul 13.00 WIB. Kirab dimulai dari Jalan Pahlawan dan berakhir di Jalan Gubernur Suryo. Dengan adanya kegiatan ini, KPU berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya peran mereka dalam memilih pemimpin yang akan membawa perubahan dan kemajuan di daerah masing-masing.

 

 

Penulis : M. Aldiansyah

Editor : Hery Septiansyah

Berita Terkait

Satlantas Sumenep Tindak Tegas Dump Truck Tanpa Terpal, Warga Resah Debu Berterbangan
PMII Sumenep Desak Revisi Perda Tembakau, Soroti Lemahnya Perlindungan Petani
Audiensi Memanas PPD Soroti Dugaan Penebangan Sepihak oleh PLN Izin Tak Ditunjukkan Jawaban Berbelit
Janji Rilis Kokain 27,83 Kg “Menguap”, Jurnalis Sumenep Menunggu Tanpa Kepastian
Respons Cepat Pertamina dan Agen, Pasokan LPG di Sumenep Kembali Normal Pasca Ramadan
Menunggu Viral Baru Bergerak, Tiang Lampu Hantu Poja Akhirnya Menyala, Proses Hukum Tetap Berjalan
15 Tahun Jalan Raya Dungkek Rusak, Warga Terpaksa Swadaya: Akses Wisata Gili Iyang Ikut Terancam
Tiang Lampu “Hantu” Poja: Anggaran Rp 71 Juta Baru Dipasang Setelah Laporan Topan ke Kejaksaan

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 04:57 WIB

Satlantas Sumenep Tindak Tegas Dump Truck Tanpa Terpal, Warga Resah Debu Berterbangan

Sabtu, 18 April 2026 - 10:38 WIB

PMII Sumenep Desak Revisi Perda Tembakau, Soroti Lemahnya Perlindungan Petani

Selasa, 14 April 2026 - 15:32 WIB

Janji Rilis Kokain 27,83 Kg “Menguap”, Jurnalis Sumenep Menunggu Tanpa Kepastian

Selasa, 14 April 2026 - 14:24 WIB

Respons Cepat Pertamina dan Agen, Pasokan LPG di Sumenep Kembali Normal Pasca Ramadan

Sabtu, 11 April 2026 - 22:31 WIB

Menunggu Viral Baru Bergerak, Tiang Lampu Hantu Poja Akhirnya Menyala, Proses Hukum Tetap Berjalan

Berita Terbaru