KPK Geledah Rumah Hasto Kristiyanto Terkait Dugaan Suap Dan Perintangan Penyidikan

- Publisher

Selasa, 7 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto

Foto : Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto

BEKASI, (TrendiKabar.com) – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah pribadi Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto di Bekasi, Jawa Barat, pada Selasa (7/1/24). Penggeledahan ini terkait kasus dugaan suap dan perintangan penyidikan atau obstruction of justice.

“Betul, saat ini sedang ada giat penggeledahan yang dilakukan oleh penyidik untuk perkara dengan tersangka HK [Hasto Kristiyanto],” kata Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika Sugiarto.

Menurut Tessa, penggeledahan masih berlangsung sehingga belum ada informasi lebih lanjut yang dapat disampaikan. “Untuk perkembangan lebih lanjut akan disampaikan bila kegiatan sudah selesai,” ucapnya.

Hingga berita ini diturunkan, Hasto belum memberikan keterangan resmi terkait penggeledahan tersebut.

Kasus Suap dan Perintangan Penyidikan

Hasto dan advokat PDIP Donny Tri Istiqomah telah ditetapkan sebagai tersangka pada akhir tahun lalu. Keduanya diduga terlibat dalam suap kepada Komisioner KPU Wahyu Setiawan untuk mendukung pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR periode 2019-2024, Harun Masiku, yang kini buron.

Harun diduga dimasukkan sebagai pengganti Nazarudin Kiemas, meskipun hanya memperoleh 5.878 suara dibandingkan Riezky Aprillia yang meraih 44.402 suara. Selain itu, Hasto disebut mengupayakan berbagai cara, termasuk mengajukan judicial review ke Mahkamah Agung, menahan surat pelantikan Riezky, dan meminta fatwa MA, tetapi gagal.

Hasto juga dikenai pasal obstruction of justice karena diduga membocorkan informasi Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada 2020, memerintahkan perusakan barang bukti, serta mengarahkan saksi memberikan keterangan tidak benar.

KPK sebelumnya telah memanggil Hasto untuk diperiksa sebagai tersangka pada Senin (6/1). Namun, ia meminta penjadwalan ulang pemeriksaan setelah perayaan HUT PDIP pada 10 Januari.

 

Editor : (Red)

Berita Terkait

Video Asmawi di Polsek Batang-Batang Jadi Sorotan, Singgung Persoalan Hukum yang Disebut Belum Tuntas
Gelar Damai di Polres Sumenep Tuai Apresiasi, Dua Warga Legung Barat yang Sempat Saling Lapor Akhirnya Berdamai
Warga Resmi Laporkan Dugaan Penebangan Pohon Tanpa Izin ke Polsek Batang-Batang
Diduga Sebarkan Percakapan Pribadi, Akun TikTok “Berita” Dilaporkan ke Polisi di Tengah Naiknya Status Penyidikan Kasus Desa Poja
Diam-diam Inspektorat Turun ke Kebundadap Timur, Dugaan Dana Desa Rp2,3 Miliar Mulai Terkuak
Polresta Malang Kota Gagalkan Peredaran Narkoba dan Miras Ilegal, 31 Ribu Jiwa Berhasil Diselamatkan
Kakek Cabuli Cucu di Lenteng, Kabur ke Cirebon hingga Dibekuk Satreskrim Polres Sumenep
Rp10 Juta Tak Kunjung Cair, Arisan Get di Sumenep Dilaporkan ke Polisi

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 19:57 WIB

Video Asmawi di Polsek Batang-Batang Jadi Sorotan, Singgung Persoalan Hukum yang Disebut Belum Tuntas

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:37 WIB

Gelar Damai di Polres Sumenep Tuai Apresiasi, Dua Warga Legung Barat yang Sempat Saling Lapor Akhirnya Berdamai

Selasa, 19 Mei 2026 - 23:06 WIB

Warga Resmi Laporkan Dugaan Penebangan Pohon Tanpa Izin ke Polsek Batang-Batang

Sabtu, 16 Mei 2026 - 14:00 WIB

Diduga Sebarkan Percakapan Pribadi, Akun TikTok “Berita” Dilaporkan ke Polisi di Tengah Naiknya Status Penyidikan Kasus Desa Poja

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:22 WIB

Diam-diam Inspektorat Turun ke Kebundadap Timur, Dugaan Dana Desa Rp2,3 Miliar Mulai Terkuak

Berita Terbaru

Opini

Pancasila yang Saya Temukan di Pinggir Jalan

Senin, 1 Jun 2026 - 12:11 WIB

Opini

Wakil Bupati atau Pajangan Serambi?

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:50 WIB

Opini

Wakil Bupati atau Pajangan Serambi?

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:41 WIB