Pemkab Sumenep Gelontorkan Rp 18 Miliar untuk Air Bersih dan MCK di Daerah Rawan Kekeringan

- Publisher

Senin, 17 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Kabid Air Minum dan Penyehatan Lingkungan Permukiman (PLP), Dedi Falahuddin

Foto : Kabid Air Minum dan Penyehatan Lingkungan Permukiman (PLP), Dedi Falahuddin

SUMENEP, (TrendiKabar.com) – Pemerintah Kabupaten Sumenep kembali mengalokasikan anggaran besar untuk penyediaan air bersih dan fasilitas Mandi Cuci Kakus (MCK) di wilayah yang rawan kekeringan. Tahun 2025, Pemkab menganggarkan Rp 18 miliar guna mendukung program tersebut di daratan dan kepulauan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Sumenep, Eri Susanto, melalui Kabid Air Minum dan Penyehatan Lingkungan Permukiman (PLP), Dedi Falahuddin, menjelaskan bahwa dari total anggaran tersebut, Rp 6 miliar dialokasikan untuk penyediaan air bersih, sementara Rp 12 miliar diperuntukkan bagi pembangunan MCK.

“Tahun 2025 ini, Pemkab Sumenep mengalokasikan Rp 18 miliar untuk bidang PLP, dengan sasaran wilayah-wilayah yang selama ini rawan air bersih,” ujar Dedi, Senin (17/2/2025).

Program ini akan menjangkau sekitar 35 titik, termasuk wilayah daratan dan kepulauan, seperti Desa Kolpoh dan Desa Jangkong di Kecamatan Batang-Batang, Desa Prancak di Kecamatan Pasongsongan, Desa Sentol Laok di Kecamatan Pragaan, Kecamatan Talango, serta Desa Gendang Timur dan Desa Prambanan di Kecamatan Gayam. Selain itu, Desa Karang Nangka di Kecamatan Ra’as juga menjadi salah satu sasaran program.

Pembangunan fasilitas ini dijadwalkan berlangsung mulai Maret hingga September 2025. Selain untuk mengantisipasi krisis air bersih, program ini juga diharapkan membantu upaya penanganan stunting di wilayah tersebut.

Sejalan dengan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2024 tentang Pengelolaan Air Limbah, masyarakat juga diwajibkan membangun tangki septik bawah tanah yang kedap air guna mengolah limbah rumah tangga secara aman dan higienis.

Pemkab berharap, dengan adanya program ini, masyarakat di daerah rawan kekeringan dapat menikmati akses air bersih yang layak dan fasilitas sanitasi yang memadai demi meningkatkan kualitas hidup mereka.

 

 

Editor : (Red)

Berita Terkait

Laskar Sadewo Pasongsongan Tampilkan Aransemen Terbaik di Festival Musik Tong-Tong Lagu Bupati Sumenep 2026
BIP Tebar Kurban hingga Pelosok, Hadirkan Kebahagiaan dan Semangat Berbagi di Hari Raya Idul Adha
Video Asmawi di Polsek Batang-Batang Jadi Sorotan, Singgung Persoalan Hukum yang Disebut Belum Tuntas
Tangis Haru Warnai Sholat Idul Adha di Masjid Hidayatullah Atfal Nyabakan Barat
Penolakan Yon TP di Silo Menguat, Mahasiswa Soroti Bayang-Bayang Militerisasi dan Ancaman Konflik Agraria
Gelar Damai di Polres Sumenep Tuai Apresiasi, Dua Warga Legung Barat yang Sempat Saling Lapor Akhirnya Berdamai
Pangdam V/Brawijaya Turun Langsung ke Ambunten, Jembatan Perintis Garuda Jadi Harapan Baru Warga Terisolir
Warga Resmi Laporkan Dugaan Penebangan Pohon Tanpa Izin ke Polsek Batang-Batang

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 12:02 WIB

Laskar Sadewo Pasongsongan Tampilkan Aransemen Terbaik di Festival Musik Tong-Tong Lagu Bupati Sumenep 2026

Rabu, 27 Mei 2026 - 19:57 WIB

Video Asmawi di Polsek Batang-Batang Jadi Sorotan, Singgung Persoalan Hukum yang Disebut Belum Tuntas

Rabu, 27 Mei 2026 - 19:48 WIB

Tangis Haru Warnai Sholat Idul Adha di Masjid Hidayatullah Atfal Nyabakan Barat

Rabu, 27 Mei 2026 - 16:26 WIB

Penolakan Yon TP di Silo Menguat, Mahasiswa Soroti Bayang-Bayang Militerisasi dan Ancaman Konflik Agraria

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:37 WIB

Gelar Damai di Polres Sumenep Tuai Apresiasi, Dua Warga Legung Barat yang Sempat Saling Lapor Akhirnya Berdamai

Berita Terbaru

Opini

Pancasila yang Saya Temukan di Pinggir Jalan

Senin, 1 Jun 2026 - 12:11 WIB

Opini

Wakil Bupati atau Pajangan Serambi?

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:50 WIB

Opini

Wakil Bupati atau Pajangan Serambi?

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:41 WIB