SUMENEP, (TrendiKabar.com) – Ketua Mabar Sumenep, Dafa Irwanto S., menyoroti dugaan penyalahgunaan identitas dalam pencairan pinjaman di PNM Mekar Sumenep. Ia mempertanyakan sistem perbankan atau pinjaman di lembaga tersebut setelah seorang warga berinisial F mengaku menjadi korban pencairan dana yang tidak pernah dia ajukan.
F, warga asal Kalianget, mengungkapkan bahwa dirinya tercatat memiliki pinjaman di PNM Mekar tanpa pernah mengajukan permohonan. Lebih mengejutkan lagi, pencairan dana tersebut diduga dilakukan oleh pihak lain tanpa menggunakan identitas asli F. Ia pun menuntut pertanggungjawaban serta penghapusan namanya dari data pinjaman yang tidak diakuinya.
“Ini menunjukkan lemahnya sistem keamanan dalam verifikasi pencairan dana. Seharusnya ada prosedur yang lebih ketat untuk memastikan dana benar-benar diterima oleh pemohon yang sah,” ujar Dafa Irwanto S.
Kasus ini mendapat perhatian serius dari masyarakat dan memicu desakan agar pihak berwenang, termasuk otoritas keuangan dan kepolisian, segera melakukan penyelidikan menyeluruh. Langkah ini dinilai penting untuk mengungkap modus operandi serta mencegah adanya korban lain di masa mendatang.
Praktik penyalahgunaan identitas dalam transaksi keuangan menjadi ancaman serius bagi nasabah dan mencerminkan perlunya perbaikan sistem verifikasi di lembaga keuangan. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak PNM Mekar Sumenep terkait dugaan penyalahgunaan identitas tersebut.
Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati dalam menjaga data pribadi mereka serta segera melaporkan ke pihak berwenang jika menemukan indikasi penyalahgunaan identitas dalam transaksi keuangan.
Penulis : Mat Halil/Harnawi
Editor : (Red)



























