LBH CAKRAM Apresiasi Langkah Polres Sumenep dalam Penanganan Kasus Kekerasan Anak

- Publisher

Kamis, 1 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ketua Umum LBH CAKRAM, Dwi Heri Mustika, S.H., M.H.

Foto: Ketua Umum LBH CAKRAM, Dwi Heri Mustika, S.H., M.H.

SUMENEP, (TrendiKabar.com) – Lembaga Bantuan Hukum Cakra Tirta Mustika (LBH CAKRAM) memberikan apresiasi kepada Polres Sumenep atas penetapan tersangka dalam kasus kekerasan terhadap anak di bawah umur, yang merupakan anak yatim, di Desa Batu Putih Daya, Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Sumenep. Penetapan tersangka Mas’oda dalam kasus ini dinilai sebagai langkah positif dalam memberikan keadilan bagi korban yang masih sangat muda.

Ketua Umum LBH CAKRAM, Dwi Heri Mustika, S.H., M.H., menyatakan bahwa pihaknya mendukung penuh upaya Polres Sumenep dalam memberikan perlindungan maksimal kepada korban. “Kami berharap Polres Sumenep dapat memberikan perlindungan yang menyeluruh, baik secara fisik maupun psikologis, mengingat usia korban yang masih sangat muda,” ujar Dwi dalam wawancara, Kamis (1/5/2025).

Lebih lanjut, Dwi menyarankan agar Polres Sumenep berkoordinasi dengan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Kabupaten Sumenep serta instansi terkait lainnya untuk memberikan pendampingan dan konseling kepada korban. Menurutnya, trauma yang dialami oleh korban pasca-kejadian ini memerlukan perhatian khusus dalam proses rehabilitasi.

Dwi juga menekankan pentingnya perlindungan hukum terhadap anak-anak yang menjadi korban kekerasan. Ia merujuk pada Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, yang mengatur perlindungan hukum terhadap anak dari berbagai bentuk kekerasan, termasuk kekerasan fisik dan pelecehan seksual.

“Undang-undang ini memberikan landasan hukum yang tegas untuk melindungi anak-anak dari segala bentuk kekerasan,” kata Dwi, yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi Media dan Publikasi Badan Pengurus Wilayah Persatuan Advokat Indonesia (BPW Peradin) Jawa Timur.

Polres Sumenep diharapkan dapat terus memperkuat langkah-langkah penegakan hukum yang berpihak pada perlindungan anak dan menjadi contoh baik bagi penanganan kasus serupa di wilayah ini.

 

Penulis : Harnawi

Editor : (Red)

Berita Terkait

Laporan Dana Desa Sumenep Disorot, Kejari Tunggu Inspektorat, TOPAN Tempuh Pengaduan ke Polresta
Razia Rokok Tanpa Pita Cukai di Terminal Arya Wiraraja, Satpol PP Sumenep Diharapkan Buka Suara
Polresta Sumenep Dalami Dugaan Permintaan Rp100 Juta, Anggota Polsek Gapura Disorot Sipropam
Kapolresta Sumenep Rangkul GMNI, Perkuat Sinergi Mahasiswa dalam Menjaga Kamtibmas
Kapolresta Sumenep Sambangi Ponpes Al-Amien Prenduan, Perkuat Sinergi Ulama dan Polri
HUT ke-75 Humas Polri, Polresta Sumenep Tebar Kepedulian Lewat Aksi Bakti Sosial
Pererat Silaturahmi dan Soliditas Kader, Djoni Tunaidy Konsolidasikan PSI Sumenep di Saronggi
Dari ruang kelas menuju kegelapan DPO, jejak sang pendidik yang luntur

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 03:59 WIB

Laporan Dana Desa Sumenep Disorot, Kejari Tunggu Inspektorat, TOPAN Tempuh Pengaduan ke Polresta

Selasa, 20 Oktober 2026 - 01:46 WIB

Razia Rokok Tanpa Pita Cukai di Terminal Arya Wiraraja, Satpol PP Sumenep Diharapkan Buka Suara

Selasa, 20 Oktober 2026 - 01:19 WIB

Polresta Sumenep Dalami Dugaan Permintaan Rp100 Juta, Anggota Polsek Gapura Disorot Sipropam

Selasa, 20 Oktober 2026 - 01:13 WIB

Kapolresta Sumenep Rangkul GMNI, Perkuat Sinergi Mahasiswa dalam Menjaga Kamtibmas

Selasa, 20 Oktober 2026 - 01:06 WIB

Kapolresta Sumenep Sambangi Ponpes Al-Amien Prenduan, Perkuat Sinergi Ulama dan Polri

Berita Terbaru