SUMENEP, (TrendiKabar.com) — Pada hari pertama setelah dilantik, Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kecamatan Pasongsongan, Ahmad Rijali, langsung menyambangi Pos Keamanan Laut Terpadu (Poskamladu) Pasongsongan, Sabtu (13/12/2025). Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya awal membangun komunikasi dan sinergi untuk kepentingan nelayan di wilayah pesisir Pasongsongan.
Dalam kunjungan tersebut, Ahmad Rijali diterima oleh Sudahri, personel TNI Angkatan Laut yang bertugas sebagai Bawah Kendali Operasi (BKO) di Poskamladu Pasongsongan.
Sudahri menyampaikan bahwa HNSI merupakan wadah penting bagi nelayan dan diharapkan mampu memahami berbagai persoalan yang dihadapi nelayan di lapangan. Ia menegaskan kesiapan TNI AL untuk berkolaborasi dengan HNSI, terutama dalam aspek keselamatan nelayan saat melaut.
Menurutnya, risiko pekerjaan di laut tergolong tinggi sehingga nelayan perlu dibekali pengetahuan dasar keselamatan, termasuk kemampuan berenang dan menyelam sebagai langkah antisipasi ketika terjadi keadaan darurat.
“Kami siap berbagi pengetahuan terkait keselamatan di laut, karena risiko kerja nelayan sangat tinggi dan berbeda dengan pekerjaan di darat,” ujarnya.
Sementara itu, Ahmad Rijali mengapresiasi perhatian dan dukungan yang diberikan TNI AL. Ia menilai sinergi lintas sektor merupakan langkah penting untuk meningkatkan keselamatan serta kesejahteraan nelayan Pasongsongan.
“Kami berharap ke depan terbangun kerja sama yang berkelanjutan demi kepentingan nelayan Pasongsongan,” kata Ahmad Rijali.
Dalam pertemuan tersebut juga dibahas pentingnya kepesertaan nelayan dalam BPJS Ketenagakerjaan sebagai bentuk perlindungan sosial, mengingat tingginya risiko kerja di sektor kelautan dan perikanan.
Sudahri menegaskan kesiapannya untuk membantu masyarakat dan HNSI Pasongsongan kapan pun dibutuhkan selama berkaitan dengan kepentingan nelayan dan keselamatan di laut.
Penulis : Mat Halil/Suri Hariady
Editor : (Red)



























