Antisipasi Banjir, Kapolres Sumenep Ajak Masyarakat Bersihkan Sungai Marengan

- Publisher

Kamis, 24 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AKBP Henri Noveri Santoso., S.H., S.I.K., M.M., (Atas) turun langsung membersihkan sungai Marengan, Kamis (24/10/2024).

AKBP Henri Noveri Santoso., S.H., S.I.K., M.M., (Atas) turun langsung membersihkan sungai Marengan, Kamis (24/10/2024).

SUMENEP, (TrendiKabar.com) Kamis (24/10/2024) Sebagai langkah mengantisipasi banjir, Kapolres Sumenep, Madura, Jawa Timur, AKBP Henri Noveri Santoso., S.H., S.I.K., M.M., , turun langsung membersihkan sungai Marengan, Kamis (24/10/2024).

Tak kenal lelah, dan tak takut kotor, AKBP Henri Noveri Santoso., S.H., S.I.K., M.M.,  Kapolres Sumenep, ikut bekerja dalam pembersihan sungai. Sikap itu merupakan wujud sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat.

Berbagai sampah yang ada di sungai Marengan, Kecamatan Kota, yang menjadi sumbatan aliran air dibersihkan. Sampah yang ada menjadikan fungsi sungai tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Kapolres Sumenep AKBP Henri Noveri Santoso., S.H., S.I.K., M.M.,  menyampaikan bahwa bersih-bersih aliran sungai ini untuk mengantisipasi banjir di musim hujan nanti.

“Kita melihat kerap terjadi genangan air dan menyebabkan terjadinya kenaikan debit air di musim hujan akibat tumpukan sampah,” tuturnya.

Kegiatan ini, kata Kapolres AKBP Henri diharapkan bisa menyadarkan diri sendiri dan masyarakat Sumenep agar tetap menjaga kelestarian sungai dengan baik dan tidak membuang sampah sembarangan apalagi di sungai.

“Dengan lingkungan yang bersih dan asri membuat kita bisa hidup sehat dan bebas dari banjir,” ujarnya.

Selain itu, Kapolres AKBP Henri Noveri Santoso., S.H., S.I.K., M.M.,  menambahkan, dengan aliran sungai yang bebas dari sampah plastik bukan hanya untuk mencegah terjadinya banjir di musim hujan, tetapi agar para petani yang memerlukan air dari aliran sungai tersebut tidak resah, karena banyaknya sampah yang masuk ke sawah mereka.

“Kami mengimbau kepada masyarakat agar tetap menjaga sungai dan lingkungan kita dengan tidak membuang sampah sembarangan,” pungkasnya.

 

 

Penulis : M. Aldiansyah

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Satlantas Sumenep Tindak Tegas Dump Truck Tanpa Terpal, Warga Resah Debu Berterbangan
PMII Sumenep Desak Revisi Perda Tembakau, Soroti Lemahnya Perlindungan Petani
Audiensi Memanas PPD Soroti Dugaan Penebangan Sepihak oleh PLN Izin Tak Ditunjukkan Jawaban Berbelit
Janji Rilis Kokain 27,83 Kg “Menguap”, Jurnalis Sumenep Menunggu Tanpa Kepastian
Respons Cepat Pertamina dan Agen, Pasokan LPG di Sumenep Kembali Normal Pasca Ramadan
Menunggu Viral Baru Bergerak, Tiang Lampu Hantu Poja Akhirnya Menyala, Proses Hukum Tetap Berjalan
15 Tahun Jalan Raya Dungkek Rusak, Warga Terpaksa Swadaya: Akses Wisata Gili Iyang Ikut Terancam
Tiang Lampu “Hantu” Poja: Anggaran Rp 71 Juta Baru Dipasang Setelah Laporan Topan ke Kejaksaan

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 04:57 WIB

Satlantas Sumenep Tindak Tegas Dump Truck Tanpa Terpal, Warga Resah Debu Berterbangan

Sabtu, 18 April 2026 - 10:38 WIB

PMII Sumenep Desak Revisi Perda Tembakau, Soroti Lemahnya Perlindungan Petani

Selasa, 14 April 2026 - 15:32 WIB

Janji Rilis Kokain 27,83 Kg “Menguap”, Jurnalis Sumenep Menunggu Tanpa Kepastian

Selasa, 14 April 2026 - 14:24 WIB

Respons Cepat Pertamina dan Agen, Pasokan LPG di Sumenep Kembali Normal Pasca Ramadan

Sabtu, 11 April 2026 - 22:31 WIB

Menunggu Viral Baru Bergerak, Tiang Lampu Hantu Poja Akhirnya Menyala, Proses Hukum Tetap Berjalan

Berita Terbaru