Proyek Plengsengan di Desa Banuaju Barat Disorot Warga, Kualitas Pembangunan Dipertanyakan

- Publisher

Selasa, 7 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Proyek Plengsengan di Desa Banuaju Barat

Foto : Proyek Plengsengan di Desa Banuaju Barat

SUMENEP, (TrendiKabar.com) – Pembangunan plengsengan di Desa Banuaju Barat, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep, menuai kontroversi di kalangan masyarakat. Proyek yang berlokasi di Jalan Longos-Lombang tersebut diduga dikerjakan dengan kualitas yang kurang baik, sebagaimana terlihat dari kondisi di lapangan.

Masyarakat mengeluhkan hasil pekerjaan yang dinilai amburadul, dengan bagian pinggir plengsengan yang tidak ditutupi tanah dan struktur yang terlihat putus-putus. Bahkan, beberapa bagian plengsengan telah mengalami retakan, meskipun proyek tersebut baru berusia beberapa bulan. Kondisi ini memunculkan kekecewaan karena hasil pembangunan dinilai tidak sesuai dengan harapan masyarakat.

Dengan anggaran sebesar Rp199.135.000,00, proyek yang dikerjakan oleh CV. Areya Construction itu kini menjadi sorotan publik. Saat awak media mencoba menghubungi pemilik CV Areya Construction melalui WhatsApp pada Senin (7/1/2025), pihak bersangkutan hanya memberikan tanggapan singkat tanpa merespons lebih lanjut.

“Kenapa ya, Pak,” ujar pemilik CV Areya Construction dalam pesan singkatnya sebelum mengakhiri komunikasi.

Menanggapi kondisi ini, awak media berencana mengonfirmasi lebih lanjut kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Sumenep untuk meminta tanggapan resmi terkait dugaan buruknya kualitas pembangunan tersebut.

Masyarakat berharap pemerintah daerah segera menindaklanjuti permasalahan ini demi memastikan anggaran pembangunan digunakan secara optimal dan hasilnya dapat dirasakan manfaatnya oleh warga setempat.

 

 

Penulis : Harnawi/Mat Halil

Editor : (Red)

Berita Terkait

Satlantas Sumenep Tindak Tegas Dump Truck Tanpa Terpal, Warga Resah Debu Berterbangan
PMII Sumenep Desak Revisi Perda Tembakau, Soroti Lemahnya Perlindungan Petani
Audiensi Memanas PPD Soroti Dugaan Penebangan Sepihak oleh PLN Izin Tak Ditunjukkan Jawaban Berbelit
Janji Rilis Kokain 27,83 Kg “Menguap”, Jurnalis Sumenep Menunggu Tanpa Kepastian
Respons Cepat Pertamina dan Agen, Pasokan LPG di Sumenep Kembali Normal Pasca Ramadan
Menunggu Viral Baru Bergerak, Tiang Lampu Hantu Poja Akhirnya Menyala, Proses Hukum Tetap Berjalan
15 Tahun Jalan Raya Dungkek Rusak, Warga Terpaksa Swadaya: Akses Wisata Gili Iyang Ikut Terancam
Tiang Lampu “Hantu” Poja: Anggaran Rp 71 Juta Baru Dipasang Setelah Laporan Topan ke Kejaksaan

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 04:57 WIB

Satlantas Sumenep Tindak Tegas Dump Truck Tanpa Terpal, Warga Resah Debu Berterbangan

Sabtu, 18 April 2026 - 10:38 WIB

PMII Sumenep Desak Revisi Perda Tembakau, Soroti Lemahnya Perlindungan Petani

Selasa, 14 April 2026 - 15:32 WIB

Janji Rilis Kokain 27,83 Kg “Menguap”, Jurnalis Sumenep Menunggu Tanpa Kepastian

Selasa, 14 April 2026 - 14:24 WIB

Respons Cepat Pertamina dan Agen, Pasokan LPG di Sumenep Kembali Normal Pasca Ramadan

Sabtu, 11 April 2026 - 22:31 WIB

Menunggu Viral Baru Bergerak, Tiang Lampu Hantu Poja Akhirnya Menyala, Proses Hukum Tetap Berjalan

Berita Terbaru