SUMENEP, (TrendiKabar.com) – Pembangunan plengsengan di Desa Banuaju Barat, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep, menuai kontroversi di kalangan masyarakat. Proyek yang berlokasi di Jalan Longos-Lombang tersebut diduga dikerjakan dengan kualitas yang kurang baik, sebagaimana terlihat dari kondisi di lapangan.
Masyarakat mengeluhkan hasil pekerjaan yang dinilai amburadul, dengan bagian pinggir plengsengan yang tidak ditutupi tanah dan struktur yang terlihat putus-putus. Bahkan, beberapa bagian plengsengan telah mengalami retakan, meskipun proyek tersebut baru berusia beberapa bulan. Kondisi ini memunculkan kekecewaan karena hasil pembangunan dinilai tidak sesuai dengan harapan masyarakat.
Dengan anggaran sebesar Rp199.135.000,00, proyek yang dikerjakan oleh CV. Areya Construction itu kini menjadi sorotan publik. Saat awak media mencoba menghubungi pemilik CV Areya Construction melalui WhatsApp pada Senin (7/1/2025), pihak bersangkutan hanya memberikan tanggapan singkat tanpa merespons lebih lanjut.
“Kenapa ya, Pak,” ujar pemilik CV Areya Construction dalam pesan singkatnya sebelum mengakhiri komunikasi.
Menanggapi kondisi ini, awak media berencana mengonfirmasi lebih lanjut kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Sumenep untuk meminta tanggapan resmi terkait dugaan buruknya kualitas pembangunan tersebut.
Masyarakat berharap pemerintah daerah segera menindaklanjuti permasalahan ini demi memastikan anggaran pembangunan digunakan secara optimal dan hasilnya dapat dirasakan manfaatnya oleh warga setempat.
Penulis : Harnawi/Mat Halil
Editor : (Red)



























