Polda Jatim Gelar Patroli Skala Besar di Surabaya, Sasar Premanisme Saat Libur Waisak

- Publisher

Senin, 12 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, (TrendiKabar.com) – Dalam rangka Operasi Pekat II Semeru 2025, Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) menggelar patroli skala besar di wilayah Surabaya dan sekitarnya, Senin (12/5/2025). Operasi ini melibatkan berbagai unsur kepolisian, mulai dari Reserse Kriminal, Intelijen, Lalu Lintas, Brimob hingga Sabhara.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Pengendalian Operasi Biro Operasi Polda Jatim, AKBP I Made Danu Wardana. Ia menjelaskan, operasi ini bertepatan dengan Hari Raya Waisak, yang identik dengan meningkatnya mobilitas masyarakat.

“Operasi ini kami gelar untuk mencegah aksi premanisme dan menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Jawa Timur, khususnya Surabaya,” ujar AKBP Danu usai memimpin apel di Lapangan Mapolda Jatim.

Menurutnya, Operasi Pekat II Semeru lebih menekankan pada pendekatan preemtif dan preventif dengan sasaran utama adalah praktik premanisme di ruang publik.

“Patroli skala besar ini kami fokuskan di titik-titik rawan, terutama di kawasan yang berpotensi menjadi tempat berkumpul masyarakat selama libur Waisak,” tambahnya.

Foto: AKBP I Made Danu Wardana saat memberikan keterangan pers usai memimpin apel Operasi Pekat II Semeru di Mapolda Jatim, Senin (12/5/2025).

Operasi Pekat II Semeru 2025 digelar selama 14 hari, terhitung sejak 1 Mei hingga 14 Mei 2025. Diharapkan, langkah ini mampu meningkatkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang beraktivitas maupun berlibur di Surabaya dan sekitarnya.

“Kami akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat untuk memastikan keamanan tetap terjaga,” pungkas AKBP Danu.

Editor : (Red)

Berita Terkait

Bukan Sekadar Ngopi, Polsek Bluto dan Wartawan Bicara Kamtibmas hingga Maraknya Pencurian
Bea Cukai dan Polri Gagalkan Penyelundupan 3,4 Ton Merkuri Senilai Rp17,5 Miliar ke Afrika
JAKDI Kepung Kejati Jatim, Desak Usut Tuntas Dugaan Korupsi hingga Beri Tenggat 14 Hari
Di Balik Viral Bantuan Rp2 Miliar, Bang Ali Ungkap Filosofi BANI, “Apakah Salah Seorang Anak Mengabadikan Nama Orang Tuanya?”
Nama Legislator Muncul di Sidang BSPS 2024, Siapa Aktor Besar di Balik Korupsi Rp26,8 Miliar?
Tim Elang 12.0 Satlantas Polres Sumenep Kawal Parade Musik Tong-Tong, Wujudkan Hiburan Rakyat yang Aman dan Tertib
PMII UPI Dorong Revitalisasi Pusat Informasi Migas, Policy Brief Resmi Diserahkan ke SKK Migas Jabanusa
Tim Elang Satlantas Polres Sumenep Bersinergi dengan Disperkimhub Kabupaten Sumenep Tertibkan Parkir di Jalan Diponegoro

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:38 WIB

Bukan Sekadar Ngopi, Polsek Bluto dan Wartawan Bicara Kamtibmas hingga Maraknya Pencurian

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:03 WIB

Bea Cukai dan Polri Gagalkan Penyelundupan 3,4 Ton Merkuri Senilai Rp17,5 Miliar ke Afrika

Jumat, 17 Juli 2026 - 23:32 WIB

JAKDI Kepung Kejati Jatim, Desak Usut Tuntas Dugaan Korupsi hingga Beri Tenggat 14 Hari

Senin, 13 Juli 2026 - 03:11 WIB

Di Balik Viral Bantuan Rp2 Miliar, Bang Ali Ungkap Filosofi BANI, “Apakah Salah Seorang Anak Mengabadikan Nama Orang Tuanya?”

Jumat, 26 Juni 2026 - 01:33 WIB

Nama Legislator Muncul di Sidang BSPS 2024, Siapa Aktor Besar di Balik Korupsi Rp26,8 Miliar?

Berita Terbaru