Presiden RI Prabowo Subianto Berikan Klarifikasi Soal Pernyataan Akan Berikan Pengampunan Kepada Para Koruptor

- Publisher

Selasa, 31 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Presiden Prabowo Subianto dalam acara perayaan Natal Nasional di Indonesia Arena, Kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (28/12)

Foto : Presiden Prabowo Subianto dalam acara perayaan Natal Nasional di Indonesia Arena, Kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (28/12)

JAKARTA, (TrendiKabar.com) – Sebuah kontroversi baru merebak di lingkungan publik Indonesia ketika Presiden Prabowo Subianto mengeluarkan pernyataan tentang rencana akan memberi pengampunan kepada koruptor yang mengembalikan uang hasil korupsinya.

Dilansir dari bbc.com, pernyataan Prabowo tersebut timbul ketika berkunjung ke Kairo, Mesir, pada 18 Desember lalu. Prabowo menyatakan bahwa koruptor dapat dibantu dengan memberikan kesempatan untuk bertobat jika mereka mengembalikan uang yang telah dicuri.

Reaksi publik sangat beragam terhadap pernyataan tersebut. Beberapa pihak mendukung gagasan Prabowo sebagai langkah maju dalam memberantas korupsi, sementara lainnya mengecamnya. Bahkan, mantan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD, mengkritisi pernyataan Prabowo dengan alasan bahwa memberi pengampunan kepada koruptor bertentangan dengan hukum yang berlaku.

Dengan ramainya kasus tersebut di berbagai pemberitaan, Presiden Prabowo Subianto langsung mengklarifikasikan pernyataannya dalam acara perayaan Natal Nasional di Indonesia Arena, Kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (28/12).

“Ada yang mengatakan Prabowo mau memaafkan koruptor, bukan begitu”, jelas Prabowo sebagaimana dikutip dari kanal youtube sekretariat presiden pada (28/12).

Prabowo menekankan bahwa apa yang dimaksudkan adalah tanggung jawab moral bagi koruptor untuk mengembalikan uang yang telah dicuri. Ia menggunakan contoh klasik dari ajaran agama yang mengajarkan pentingnya bertaubathan serta mengembalikan barang-barang yang telah dicuri.

“Kalau koruptornya sudah tobat, bagaimana tokoh-tokoh agama ya kan? Orang bertaubat. Bertaubat tapi kembalikan dong yang kau curi,” ujar Prabowo.

Prabowo mengklarifikasi bahwa bukan memaafkan koruptor, tetapi menyadarkan mereka.

Secara tegas, Prabowo menyampaikan bahwa hanya dengan mengembalikan uang hasil korupsi maka koruptor dapat dianggap telah bertobat sepenuhnya. Ia menambahkan bahwa kasihan rakyat harus menjadi prioritas utama dalam proses ini.

“Kasihan rakyat, kembalikan uang itu sebelum kita cari hartamu ke mana, kita akan cari,” pungkasnya.

 

 

 

 

 

Editor : (Red)

Berita Terkait

Penuhi Panggilan KPK, H. Her Kooperatif Berikan Keterangan sebagai Saksi
TKA 2026 Dipantau Langsung, Bupati Sumenep: Ukur Kemampuan Sekaligus Bentuk Karakter Siswa
KPK Mulai Bidik “Mafia Pita Cukai”? Pengusaha Rokok Asal Malang Johan Sugiarto Dipanggil
Sekda Sumenep: WFH Belum Jalan, Pemkab Pilih Dorong ASN Hemat BBM
PLT Kadis Disperkimhub Sumenep Akui Kapal Tongkang Tak Setor PAD, Publik Pertanyakan: Hanya KM Safaraz Jaya atau Semua Tongkang?
“1.000 Titik Tahun Ini!” Sakti Wahyu Trenggono Tinjau KNMP Sumenep, Komitmen Era Prabowo Subianto Hapus Kampung Nelayan Kumuh
TOPAN Resmi Laporkan Dugaan Penyimpangan Dana Desa Kebundadap Timur ke BPK dan BPKP Jatim, Desak Audit Menyeluruh
Hak Jawab Tanpa Kop dan Stempel, Dikirim Suami Kades via WhatsApp: Siapa yang Resmi Mewakili Pemdes Kebundadap Timur?

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 01:06 WIB

Penuhi Panggilan KPK, H. Her Kooperatif Berikan Keterangan sebagai Saksi

Senin, 6 April 2026 - 12:59 WIB

TKA 2026 Dipantau Langsung, Bupati Sumenep: Ukur Kemampuan Sekaligus Bentuk Karakter Siswa

Jumat, 3 April 2026 - 17:36 WIB

KPK Mulai Bidik “Mafia Pita Cukai”? Pengusaha Rokok Asal Malang Johan Sugiarto Dipanggil

Senin, 30 Maret 2026 - 18:30 WIB

Sekda Sumenep: WFH Belum Jalan, Pemkab Pilih Dorong ASN Hemat BBM

Rabu, 18 Maret 2026 - 02:00 WIB

PLT Kadis Disperkimhub Sumenep Akui Kapal Tongkang Tak Setor PAD, Publik Pertanyakan: Hanya KM Safaraz Jaya atau Semua Tongkang?

Berita Terbaru