Pemkot Kediri Siapkan Call Center Lapor Mbak Wali 112, Siaga 24 Jam Tangani Kedaruratan

- Publisher

Rabu, 16 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA KEDIRI, (TrendiKabar.com) – Pemerintah Kota Kediri terus berinovasi dalam meningkatkan pelayanan publik, salah satunya melalui penguatan sistem layanan kedaruratan. Dalam waktu dekat, Pemkot akan meluncurkan call center darurat bernama Lapor Mbak Wali 112, yang siap beroperasi selama 24 jam penuh setiap hari.

Senin (14/4), layanan ini memasuki tahap verifikasi oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi), yang berlangsung di Ruang Command Center Balai Kota Kediri. Verifikasi ini menjadi langkah penting sebelum peluncuran resmi layanan pada akhir April 2025 mendatang.

Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Kediri, Chevy Ning Suyudi, menyampaikan bahwa layanan ini dirancang untuk merespons berbagai jenis laporan darurat dari masyarakat. “Lapor Mbak Wali 112 hadir sebagai sarana aduan masyarakat yang beroperasi tanpa batas waktu. Kami menargetkan layanan ini dapat memberi respon cepat terhadap berbagai kondisi membahayakan,” ujarnya.

Chevy menambahkan, operator layanan akan berasal dari sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) seperti Dinas Kesehatan, Satpol PP, UPT Damkar, BPBD, dan Dinas Perhubungan. Mereka disiapkan untuk menangani berbagai situasi darurat, mulai dari permintaan ambulans, kebakaran, kecelakaan lalu lintas, hingga bencana alam dan insiden lainnya.

Sementara itu, Agung Setio Utomo, PIC Layanan Panggilan Darurat 112 dari Direktorat Pengembangan Pitalebat, Ditjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kemenkomdigi RI, menegaskan pentingnya sinergi antarinstansi. “112 merupakan layanan panggilan darurat yang harus melibatkan banyak pihak. Maka dari itu, selain Diskominfo sebagai pengelola utama, keterlibatan Polres, Kodim, PMI, Jasa Raharja, dan instansi vertikal lainnya sangat penting,” jelasnya saat membuka Forum Group Discussion (FGD) yang digelar bersamaan dengan proses verifikasi.

Agung juga menekankan bahwa layanan ini bersifat gratis dan dapat diakses dari seluruh operator seluler maupun telepon kabel. “112 adalah nomor darurat nasional yang mudah diingat dan sangat membantu masyarakat dalam situasi krisis,” imbuhnya.

Melalui layanan ini, Pemkot Kediri berharap dapat menciptakan sistem respon darurat yang tanggap, terpadu, dan responsif terhadap kebutuhan warganya.

 

Editor : (Red)

Berita Terkait

Mahasiswa Desak DPRD Sumenep Siapkan Regulasi Pencegahan dan Penanganan LGBT
BESOK DPRD SUMENEP DIDATANGI SPEAR OF JUSTICE, ISU LGBTQ DALAM PERPRES 111/2025 JADI SOROTAN
Pemkab Sumenep Bantah Ada Unsur Sabotase Agenda Tembakau, Publik Tetap Soroti Lemahnya Koordinasi
DLH Sumenep Perkuat Pengawasan Limbah 108 SPPG, Sinergi Lintas Sektor Jadi Sorotan
Pemkab Sumenep Gandeng Baznas, 66 Rumah Warga Tak Layak Huni Disulap Jadi Hunian Layak
Danrem 084/Bhaskara Jaya Tegaskan Sishankamrata Tetap Jadi Pilar Utama Pertahanan Negara di Sumenep
Respons Kegaduhan Lagu “Lalaki Langit”, Kemendagri Minta Klarifikasi Bupati Purwakarta
Wamendagri Ribka Haluk Sampaikan Duka Cita Mendalam dan Kecam Insiden Pembakaran Pesawat AMA

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 15:27 WIB

Mahasiswa Desak DPRD Sumenep Siapkan Regulasi Pencegahan dan Penanganan LGBT

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:27 WIB

BESOK DPRD SUMENEP DIDATANGI SPEAR OF JUSTICE, ISU LGBTQ DALAM PERPRES 111/2025 JADI SOROTAN

Kamis, 30 Juli 2026 - 08:42 WIB

Pemkab Sumenep Bantah Ada Unsur Sabotase Agenda Tembakau, Publik Tetap Soroti Lemahnya Koordinasi

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:58 WIB

DLH Sumenep Perkuat Pengawasan Limbah 108 SPPG, Sinergi Lintas Sektor Jadi Sorotan

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:17 WIB

Pemkab Sumenep Gandeng Baznas, 66 Rumah Warga Tak Layak Huni Disulap Jadi Hunian Layak

Berita Terbaru

Opini

Merdeka di Tiang Bendera

Senin, 17 Agu 2026 - 07:23 WIB