Korlantas Terapkan Contraflow dan One Way di H-2 Lebaran 2025, Arus Mudik Masih Terkendali

- Publisher

Minggu, 30 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kepala Korlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho.

Foto: Kepala Korlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho.

JAKARTA, (TrendiKabar.com) – Kepolisian Republik Indonesia melalui Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menerapkan sejumlah rekayasa lalu lintas guna mengurai kepadatan arus mudik Lebaran 2025. Pada H-2 Lebaran, Sabtu (29/3/2025), Korlantas memberlakukan sistem contraflow dan one way di sejumlah titik tol utama.

Kepala Korlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho, menyampaikan bahwa contraflow satu lajur diberlakukan mulai dari Kilometer (KM) 47 hingga KM 55 di ruas Tol Jakarta-Cikampek. Sementara itu, contraflow kedua diterapkan dari KM 55 hingga KM 70.

“Selamat pagi rekan-rekan media. Hari ini update traffic rekayasa lalu lintas H-2, kami melakukan contraflow satu lajur dari KM 47 sampai KM 55, dan contraflow kedua dari KM 55 ke KM 70,” ujar Irjen Agus dalam keterangannya kepada awak media.

Selain itu, Korlantas juga masih memberlakukan sistem one way nasional yang dimulai dari KM 70 hingga KM 144. Rekayasa ini bertujuan memperlancar arus kendaraan menuju arah timur Pulau Jawa.

Berdasarkan data Korlantas, puncak arus mudik terjadi pada H-3 atau Jumat (28/3/2025) dengan jumlah kendaraan mencapai 258.383 unit. Angka ini mengalami kenaikan signifikan dibandingkan H-4 yang mencatat 224.074 kendaraan, atau meningkat sebanyak 34.309 unit.

Meski volume kendaraan meningkat, Irjen Agus memastikan situasi lalu lintas masih terkendali. Ia pun mengimbau para pemudik untuk tetap waspada dan menjaga kondisi fisik selama perjalanan.

“Diharapkan kepada para pemudik agar terus meningkatkan kewaspadaan berkendara, jaga kondisi fisik, dan tetap konsentrasi dalam menggunakan rekayasa jalur mudik one way nasional ini,” pungkasnya.

 

Editor : (Red)

Berita Terkait

Penuhi Panggilan KPK, H. Her Kooperatif Berikan Keterangan sebagai Saksi
KPK Mulai Bidik “Mafia Pita Cukai”? Pengusaha Rokok Asal Malang Johan Sugiarto Dipanggil
Penuh Haru, Sertijab Danlanal Batuporon Digelar: Letkol Laut (P) Ari Wibowo Resmi Jabat Komandan
AKBP Rivanda Dimutasi ke Blitar, AKBP Anang Hardianto Resmi Jabat Kapolres Sumenep
Menkum Pastikan Kritik ke Presiden–Wapres Tetap Dijamin, KUHP Baru Hanya Menyasar Fitnah dan Penghinaan
KUHAP Baru Resmi Berlaku, Sistem Peradilan Pidana Indonesia Masuki Era Pembaruan
Plt Camat Sapudi Berani “Nantang” Edaran Menteri Perhubungan? Proyek Vital Pelabuhan Justru Dihentikan
PBNU Gelar Rapat Darurat, Minta Yahya Cholil Staquf Mundur dalam 3 Hari Terkait Polemik AKN NU

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 01:06 WIB

Penuhi Panggilan KPK, H. Her Kooperatif Berikan Keterangan sebagai Saksi

Jumat, 3 April 2026 - 17:36 WIB

KPK Mulai Bidik “Mafia Pita Cukai”? Pengusaha Rokok Asal Malang Johan Sugiarto Dipanggil

Jumat, 23 Januari 2026 - 20:07 WIB

Penuh Haru, Sertijab Danlanal Batuporon Digelar: Letkol Laut (P) Ari Wibowo Resmi Jabat Komandan

Senin, 12 Januari 2026 - 18:42 WIB

AKBP Rivanda Dimutasi ke Blitar, AKBP Anang Hardianto Resmi Jabat Kapolres Sumenep

Rabu, 7 Januari 2026 - 09:41 WIB

Menkum Pastikan Kritik ke Presiden–Wapres Tetap Dijamin, KUHP Baru Hanya Menyasar Fitnah dan Penghinaan

Berita Terbaru