SURABAYA, (TrendiKabar.com) – Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) menegaskan komitmennya mendukung target nasional Indonesia bebas sampah pada 2029. Hal ini menjadi salah satu agenda utama yang disampaikan dalam Musyawarah Nasional (Munas) ke-VII APEKSI yang digelar di Kota Surabaya pada 6–10 Mei 2025.
Ketua Dewan Pengurus APEKSI yang juga Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyatakan bahwa seluruh pemerintah kota anggota APEKSI telah menyelaraskan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) masing-masing dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), termasuk dalam hal pengelolaan sampah.
“Kami menyusun RPJMD yang selaras dengan RPJMN. Salah satunya, target Indonesia bebas sampah pada 2029. Maka seluruh kota harus bergerak bersama,” ujar Eri dalam keterangan tertulis, Sabtu (10/5/2025).
Ia menambahkan, urbanisasi dan pertambahan penduduk di kota-kota besar bukan menjadi alasan untuk tidak mencapai target tersebut. “Meskipun jumlah penduduk terus meningkat, kami tetap berkomitmen untuk bebas dari sampah pada 2029,” tegasnya.
Selain membahas isu strategis nasional, Munas VII APEKSI juga diramaikan oleh Karnaval Budaya bertema Light Culture Parade yang diikuti oleh delegasi dari 98 kota se-Indonesia. Acara ini menampilkan parade seni, busana adat, dan tarian tradisional sebagai simbol persatuan dalam keberagaman.
“Karnaval ini bukan sekadar hiburan, tapi menjadi media perekat antar wali kota dan simbol sinergi antar daerah,” ungkap Eri. Ia menekankan bahwa semangat kebersamaan dalam budaya menjadi modal penting dalam menjalankan agenda pembangunan nasional.
Eri juga menyinggung pentingnya penyatuan visi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Menurutnya, APEKSI bukan tempat untuk menyampaikan keluhan, melainkan forum untuk mengimplementasikan visi Presiden RI, Prabowo Subianto.
“Kami sampaikan dalam Munas bahwa kami satu visi dengan Presiden. Salah satunya adalah Program Sekolah Rakyat yang membutuhkan lahan seluas tujuh hektar di tiap kota. Kami percaya pemerintah pusat akan memberi dukungan agar program ini dapat terealisasi,” katanya.
Sebagai informasi, Munas VII APEKSI 2025 di Surabaya menggelar sejumlah kegiatan, antara lain Youth City Changers (6–7 Mei), Forum Komunikasi Digital (7 Mei), Munas VII (8–9 Mei), Ladies Program dan City Tour (8 Mei), jamuan makan malam di Kenjeran (8 Mei), Indonesia City Expo (8–10 Mei), Karnaval Budaya (9 Mei), serta Mayor’s Fun Match Football (10 Mei).
Editor : (Red)



























